Disdukcapil Kaimana Bermasalah, Perekaman e-KTP Baru Capai 75,02 Persen

Papua Barat
Bagikan berita ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

KAIMANA, Honaipapua.com,- Karena berbagai persoalan yang terus terjadi di Disdukcapil Kaimana, sejak beberapa waktu yang lalu, maka tentunya berdampak pada pencapaean  perekaman e-KTP sampai dengan saat ini, baru mencapai 75,02 persen. Hal ini diungkapkan oleh kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Kaimana, Wahab Pical, A.Md.Pd.S,Sos,MM, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (23/5) kemarin.

Data yang kami dapatkan dari dukcapil Kaimana, jumlah penduduk di Kaimana mencapai 62.626 jiwa. Jumlah wajib e-KTP sebanyak 45.544 jiwa. Total perekaman per April 2018 sebanyak 32.745 jiwa. Total belum perekaman sebanyak 12.799 jiwa. Total cetal KTP-EL sebanyak 39.284 dengan progress perekaman setiap bulan mencapai 159 jiwa.

” Memang sejak tahun 2016 sampai 2017, pelayanan kita di Disdukcapil tidak optimal, karena berbagai persoalan yang datang. Ini juga tentu berdampak pada hasil capaian pelayanan kita, terutama terkait dengan perekaman e-KTP. Kalau tidak terjadi persoalan kemungkinan kita bisa sudah capai target yang ditentukan oleh kementerian dalam negeri, melalui dirjen dukcapil, paling tidak kita sudah capai 90-an persen. Tahun 2015/2016 itu, kabupaten Kaimana berada diposisi 2 dalam hal perekaman e-KTP. Tetapi dua tahun terkahir karena pelayanan tidak maskimal, maka kita sudah turun diperingkat ke empat, kalah dengan kabupaten Fakfak, “ungkapnya.

Selain itu, dari 12.799 jiwa yang belum melakukan perekaman e-KTP ini kebanyakan didominasi oleh masyarakat yang ada dikampung-kampung. Memang dari data kita, yang lebih banyak yang belum melakukan perekaman e-KTP ini adalah masyarakat kita yang ada dikampung-kampung. Sehingga sudah menjadi target kita bahwa ditahun ini sasaran kita juga adalah mereka yang ada dikampung-kampung, ungkapnya.
Terkait dengan hal ini, lanjut Pical, belum ada kepemilikan e-KTP oleh masyarakat ini, membuat beberapa urusan berupa penerimaan bantuan sosial juga menjadi terhambat. Saat ini kan e-KTP dan KK ini menjadi salah satu syarat mutlak bagi warga Negara untuk bisa mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Banyak masyarakat kita juga yang menemui masalah, ketika kemarin pembagian rastra. Karena penerima ini harus menunjukan e-KTP atau NIK-nya. Persoalan ini juga sudah disampaikan oleh pihak dinas sosial kepada kami, ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Pical, pihaknya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah karena telah memeberikan perhatian kepada diskucapil sehingga saat ini, pelayanan administrasi kependudukan di Kaimana sudah kembali berjalan normal.

Sementara itu, ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay, SE, mengungkapkan, bahwa pelayanan Disdukcapil ini harus bisa optimal, karena selain harus mencapai target yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi disisi lain, beberapa waktu kedepan, ada beberapa even nasional yang sangat membutuhkan partisispasi masyarakat, seperti Pileg, Pilpres.

Bukan hanya Pileg dan Pilpres saja, tetapi sekarang ini banyak urusan masyarakat yang mengharuskan agar ada KTP. Sedangkan urusan-urusan tersebut tidak akan selesai, kalau belum ada KTP. Artinya kita harus memikirkan kebutuhan masyarakat. Jangan kemudian kita menyulitkan mereka, “ungkapnya. (edo)

1 thought on “Disdukcapil Kaimana Bermasalah, Perekaman e-KTP Baru Capai 75,02 Persen

  1. Saya punya ktp hilang
    Tolong scan foto copy ktp saya ya
    nama : NOVEMBLI OLA BAN
    no nik :9208012211950003
    Saya pagi butuhkan skarang pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *