Diduga Terlibat Politik Praktis, 20 ASN Dilaporkan ke Bawaslu

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sebanyak 20 ASN akhirnya dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Kaimana. Pasalnya, ke-20 ASN ini diduga ikut serta pada saat pendaftaran salah satu pasangan calon saat pendaftaran paslon di KPU Kaimana beberapa waktu yang lalu. Hal ini diungkapkan Tim Kuasa Hukum Terkabul (Fredi Thie – Hasbullah Furuada) kepada sejumlah wartawan di resto Simora, Jumat (11/9).

Paslon Terkabul dan Tim Kuasa Hukumnya

“Sesungguhnya yang melaporkan ini adalah masyarakat, dan bukan Tim Kampanye. Jadi tidak ada kaitan dengan pasangan calon. Kebetulan saya yang dikuasakan oleh pelapor-pelapor ini. Dari laporan yang saya terima, diduga ada keterlibatan ASN secara masif dan ada semacam pembiaran terkait dengan keterlibatan PNS dan tenaga kontrak,” ungkap Ahmad Matdoan, S.H, selaku kuasa hukum dari pelapor.

Menurutnya, pelapor maupun kuasa hukum pelapor sudah memiliki bukti-bukti visual, sehingga dirinya akan terus mengawasi proses atau tindak lanjut dari laporan masyarakat tersebut. Dirinya juga sangat optimis bahwa laporan-laporan tersebut akan diterima, diregistrasi dan nantinya akan direkomendasikan kepada KASN.

“Karena ini terkait dengan kode etik, maka Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi yang disampaikan ke KASN. Konsekuensinya, yaitu bisa dengan sanksi ringan yaitu hanya teguran, sampai pada sanksi yang berat yaitu pemecatan. Kebetulan kami dipercayakan dan teman-teman kami ada juga di Jakarta, maka ketika barang ini sampai ke Jakarta, pasti teman-teman kami disana yang akan kawal,” ungkapnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *