Di Kaimana, 609 Pelamar Sudah Daftar CPNS Online

Papua Barat
Bagikan berita ini
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares

Kaimana,Honaipapua.com,– Lima hari setelah dibuka pendaftaran CPNS pada 13 Maret 2019 yang lalu, kurang lebih sebanyak 609 pendaftar sudah mendaftarkan dirinya secara online. 609 pelamar ini antara lain; sebanyak 445 pelamar dari kategori orang asli Papua. Sementara dari formasi umum, sudah sebanyak 164 pelamar dari berbagai jenjang studi. Hal ini diungkapkan oleh Olivia Henriette Ansanay, S.STP, ketika dikonfirmasi di gedung pertemuan Krooy Kaimana, Senin (18/3).

“ Kalau dari tingkat pendidikannya, untuk orang asli Papua yang tamatan SLTA itu, yang sudah mendaftar sebanyak 246 orang, DIII sebanyak 36 orang, dan S1 sebanyak 163 orang. Sementara untuk yang non Papua atau umum ini, DIII sudah sebanyak 55 orang, S1 sebanyak 109 orang. Sehingga total secara keseluruhan sebanyak 609 orang,” ungkapnya.

Olivia juga mengatakan bahwa waktu pendaftaran masih tetap dibuka hingga tanggal 2 April 2019 yang akan datang. ” Pendaftaran dan penyerahan berkas ini, masih di buka sampai dengan tanggal 2 April mendatang. Setelah 2 April nanti, barulah masuk ke tahapan verifikasi berkas. Tetapi untuk saat ini, kami bisa mengambil waktu untuk mulai melakaukan verifikasi berkas,” ujarnya.

Dari pantauan Honaipapua,com, hingga hari kelima pendaftaran CPNS ini, tidak terjadi gangguan keamanan, seperti yang dikhawatirkan oleh sebagian orang.

“Kami pada saat mendengarkan kepastian pembukaan pendaftaran, sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian polres Kaimana. Karena dalam peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018, ada beberapa instansi juga dilibatkan, termasuk polres, sehingga secara otomatia, pak Kapolres juga masuk dalam tim pemantau,” lanjutnya.

Olivia juga berharap agar, seluruh orang asli papua yang sekiranya sudah terpenuhi syarat dan persyaratan tes CPNS, maka harus bisa memanfaatkan peluang ini.

“Kami berharap agar peluang ini dimanfaatkan baik. Karena ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk mengalokasikan formasi untuk orang asli Papua sebanyak 80 persen, dan non papua sebanyak 20 persen. Ini satu anugerah bagi kami, dan lebih khusus lagi untuk kita di Kabupaten Kaimana, pemerintah pusat masih memberikan kesempatan kepada adik-adik kita yang lulusan SMA/SMK sederajat untuk masuk dalam tes CPNS ini. Dan ini peluang mereka dan mereka harus bisa manfaatkan kesempatan ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *