DAP mengajak 1 Tungku 3 Batu Bersatu Perangi Miras

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari, HonaiPapua.com, -Pemerintah Provinsi Papua Barat, Dewan Adat Papua wilayah III doberay, Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat ( DPR PB), persekutuan Gereja-gereja Papua di Papua Barat ( PGGP PB), komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) , Asosiasi Pendeta Indonesia ( API) semua lembaga ini wajib bersatu padu, berjalan bersama, duduk bicara bersama untuk perangi minuman Keras ( MIRAS) di Papua Barat terutama di Ibukota Provinsi Papua Barat. Demikian disampaikan ketua Dewan Adat Papua wilayah III Doberay Mananwir Paul Finsen Mayor.SIP.

Dikatakan Mananwir, Kenapa Demikian? karena Miras sudah bukan diminum untuk kesehatan lagi, tapi sudah berubah menjadi “Mesin Pembunuh” terhadap orang Papua. Kita bisa lihat saja, orang Papua rumah tangganya hancur ( KDRT) karena miras. Orang Papua yang sering Miras tanpa kontrol bisa berakibat vatal, yaitu, tertularnya penyakit HIV/AIDS, akibat Seks bebas. Dan selain dari dampak Konsumsi Miras sering kali terjadi perkelahian dan pencurian akibat dibawah pengaruh MIRAS.

Menurutnya, banyak hal negatif yg kemudian muncul akibat MIRAS. Oleh sebab itu, Dewan Adat mengajak ” Satu tungku, 3 Batu” yakni Pemerintah, Adat dan Gereja”. untuk bersama-sama mencari jalan keluar pemberantasan Miras di Manokwari sebab Manokwari adalah Kota Peradaban Orang Papua dan juga Kota Injil.

” Kami beri Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kombes Pol. G. Mansnembra, Dansat Brimob Polda Papua Barat, yang berjuang untuk memberantas Miras di papua Barat. Hal yang sama juga untuk Ketua DPD KNPI Papua Barat, Sius Dowansiba,SE selaku anak Adat Arfak yang dipakai Tuhan untuk menjadi Teladan bagi Pemuda/i Papua Barat, dan juga kami berikan apresiasi kepada Pengurus PGGP PB yang senantiasa berjuang untuk menyelamatkan Umat Tuhan, di Tanah Papua Barat ini, mari Selamatkan Manusia Papua dari Bahaya Miras. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *