DAP : Anggota DPD RI dan DPR RI asal Tanah Papua Harus kerjasama

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Pasca pengumuman nama-nama anggota DPR RI dan DPD RI dapil Papua Barat dan Papua, santer nama-nama pendatang baru dalam dunia perpolitikan Nasional.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DAP WILAYAH III Doberay Papua Barat
Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP ketika dimintai tanggapannya mengungkapkan bahwa salah satunya adalah Filep Wamafma, ya, dialah yang mulai menunjukkan taringnya ketika awal dilantik menjadi Anggota DPD RI. Tidak heran dengan sikap dan tindakannya dalam membela Kebenaran dan keadilan di atas Tanah Papua ini.

Dikatakan Paul begitu disapa bahwa Filep terlahir dari keluarga yang sederhana dan hidup dalam kesederhanaan, dengan gaya yang sederhana tapi melahirkan konsep dan perubahan yang luar biasa.

Sebagai sesama anak adat Papua, kata Mananwir, satu hal yang perlu diketahui bahwa Dr.Filep Wamafma, SH MH.,C.LA adalah Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum MANOKWARI ( STIH Manokwari). Dengan berbagai kesibukannya, Filep Wamafma masih menyempatkan diri untuk memperhatikan dan mempertahankan hak-hak dasar masyarakat adat Papua, dengan masuk dan membantu para kepala suku di Manokwari Papua Barat sebagai sekretaris Dewan Adat Byak Bar Mnukwar. Ini kerja yang tidak mudah, karena menguras banyak energi, tenaga, waktu dan juga finansial yang tidak sedikit. Apalagi waktu untuk keluarga otomatis akan berkurang.

” Atasnama Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat mengapresiasi dan berterima kasih kepada anak-anak adat Papua yang punya hati nurani yang luhur dan mulia untuk memperhatikan dan memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat adat Papua. Filep Wamafma adalah salah satunya, “tutur Mananwir.

Menurut Mananwir bahwa Filep Wamafma adalah Representasi dari Dewan Adat Papua untuk masuk ke parlemen RI jadi apapun yang beliau lakukan, itu adalah Suara Rakyat Papua.

Dalam kerja-kerjanya sebagai seorang senator Indonesia asal Papua barat, beliau mendorong dan masuk sebagai Ketua Pansus Papua untuk bertemu dengan sejumlah pihak baik Indonesia maupun pro Papua merdeka, untuk mencari solusi penyelesaian konflik berkepanjangan di Tanah Papua. Beliau juga terlibat dalam penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap anak-anak Papua. Kasus pencemaran lingkungan di sekitar Sanggeng, Manokwari. Termasuk yang lagi santer dikabarkan terkait Perpres izin Investasi MIRAS, beliau yang sangat keras dan tegas menolak bahkan menuding Pemerintah Pusat sedang merencanakan sesuatu “yang tidak baik ” di Tanah Papua.

Banyak Skali kerja-kerja beliau yang tidak terekspos, tetapi sebagai pimpinan adat Papua Kami tahu bahwa itu semua atas dukungan dan dorongan dari Anak adat kami, Filep Wamafma.

Kami juga berharap agar kedepannya beliau selaku anak adat Papua akan mendapatkan posisi yang lebih baik untuk leluasa bergerak cepat dan berjuang untuk kepentingan masyarakat adat Papua di kancah Politik Nasional.

Kami juga mendorong anak-anak adat Papua yang lain agar bisa berkerjasama di parlemen RI untuk kepentingan masyarakat adat Papua. Apalagi di Injury time, “berakhirnya” Otonomi Khusus Papua. Apa yang Anak Anak Papua di DPR RI dan DPD RI lakukan untuk menyelamatkan masa depan Tanah Papua?

Oleh sebabnya, tambah Mananwir, anggota DPR RI dan DPD RI asal Tanah Papua harus bekerjasama dan sama-sama kerja. Kerja dengan kejujuran hati dan hati yang Jujur. Semua itu demi masa depan Tanah Papua yang lebih baik dan berkembang. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *