Capaian Target 92 Persen, Disdukcapil Butuh Suport Pemkab Kaimana

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com,- Terhitung hingga Juli 2019 ini, capaian target perekaman dan pencetakan e-KTP untuk masyarakat Kaimana sudah mencapai 92 persen, dari asumsi kurang lebih 61.000 penduduk yang ada di Kabupaten Kaimana. Sampai saat ini pun, Disdukcapil Kaimana masih terus mengupayakan untuk mencapai target kementerian 98 persen sampai akhir tahun anggaran 2019.

Walaupun demikian, berbagai kendala masih terus dihadapi oleh Disdukcapil Kaimana, termasuk terkait anggaran dan juga dukungan mesin pencetak e-KTP serta dukungan tenaga operati yang ada di Disdukcapil Kaimana. Pasalnya untuk bisa mencapai target dari pemerintah pusat, perlu dukungan yang kuat dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pengawasan, Penyidik Data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kaimana, Steven Lawalata ketika dikonfirmasi media ini di Kaimana, Senin (22/7) kemarin.

Menurutnya, pelayanan disdukcapil masyarakat merupakan pelayanan urgent yang tidak bisa ditunda-tunda, sehingga dukungan sangat diharapkan dari seluruh pihak.

“ Kondisi saat ini kita sudah mencapai 92 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini perekaman e-KTP. Pelaksanaan pemilu beberapa waktu lalu juga menjadi kendala dalam pencapaian perekaman dan juga pencetakan. Sekarang ini baru kita sudah mulai optimal kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut Lawalata, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, pasalnya mesin pencetak yang masih bisa difungsikan, tinggal 1 unit.

“ Karena mesin yang ada di kita sudah trouble, maka kita sementara ini menggunakan satu unit saja. Itu juga miliknya Distrik Buruway. Tetapi kami akan tetap usahakan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Karena sekitar 176 lembaga di Negara ini, sangat membutuhkan data kependudukan yang kita terbitkan untuk masyarakat. Ketika masyarakat ada urusan ke lembaga-lembaga lainnya, salah satu syarat utama adalah identitas kependudukan. Sehingga menurut kami hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah Kaimana, sehingga masyarakat juga tidak merasa kesulitan,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengoptimalkan pelayanan ke kampung-kampung, maka Steven berharap agar ada dukungan anggaran dari pemerintah daerah Kabupaten Kaimana.

“ Kalau untuk melakukan pelayanan ke kampung ini kan perlu biaya atau operasional yang juga tidak sedikit. Sehingga kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, agar proses pelayanan perekaman e-KTP maupun identitas kependudukan lainnya bisa kami laksanakan. Mengingat kita sekarang sudah berada di bulan Juli 2019. Tinggal berapa bulan lagi, kami harus mengejar target yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *