Bupati Maybrat Rencana Pendataan Penarikan Aset Pemda Dinilai Politisi Gerindra Tidak Tepat

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Maybrat, Honaipapua.com, – Kaum Intektual mudah asal Kabupaten Maybrat sekaligus merupakan Politisi Partai Gerindra, Vinsen Turot, mengatakan, menanggapi kebijakan Bupati Maybrat Drs.Bernard Sagrim.MM yang rencananya melakukan pendataan dan penarikan Aset Pemda kabupaten Maybrat, seperti mobil dinas, dinilai saat ini belum tepat, karena nanti dikwatirkan akan menimbulkan konflik permasalahan disesama orang Maybrat.

Dikatakan Vinsen, sangat mengapresiasi segala aktifitas Pemerintahan Kabupaten Maybrat yang telah dilaksanakan dengan baik oleh Bupati Kabupaten Maybrat “Drs Bernard Sagrim, MM bersama jajaraannya  di Kumurmek Ibukota Kabupaten Maybrat, secara bertahap sudah mulai menunjukan langkah positif.

” Remcana pendataan dan penarikan aset Pemda, untuk saat ini, menurut saya, tidak tepat, sebab ini sangat riskan yang nantinya akan menimbulkan gejolak, atau konflik diantara sesama Orang Maybrat. Kebijakan pak Bupati ini harus dipertimbangkan oleh Pemda Maybrat, karena kondisi di Maybrat untuk saat ini sudah aman, pasca perdamaian adat yang dihadiri oleh Mendagri setahun lalu,” ujar Vinsen, diujung telepon selulernya.

Menurut Vinsen, masyarakat kabupaten Maybrat ini beda dengan daerah lain di Indonesia, hal sekecil apapun bisa menimbulkan Konflik. ” Kami sangat mendukung 8 Rekomendasi dari KPK, Namun Bupati dan perangkat daerah harus memperhatikan Budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Maybrat,”terangnya.

Vinsen menambahkan, situasi Kamtibmas di Kabupaten Maybrat, secara umum sudah baik, aman dan terkendali, sehingga anak-anak Maybrat yang di percayakan oleh Negara, sebagai pemimpin jangan membuat suatu kebijakan yang menimbulkan Kegaduhan lagi, sebaiknya Bupati bersama perangkatnya harus konsen  menjalankan suatu regulasi Berupa PP tentang Kumurkek sebagai Ibukota Kabupaten Maybrat yang di sahkan oleh Presiden.

” Pemerintah daerah kabupaten Maybrat harus fokus meningkatkan Ekonomi kerakyatan, peningkatan sumberdaya manusia, kesehatan dan infrastruktur, supaya masyarakat Maybrat tidak selalu mengharapkan Pemerintah pusat,
semua ini harus disetarakan bagi masyarakat Maybrat, “imbuhnya.

Vinsen menambahkan, kepada Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila menertibkan kabupaten Maybrat, jangan hanya melihat dan mendengar dari satu pihak, sebab Maybrat itu unik, semua penyelenggraan Pemerintahan di Kabupaten Maybrat dari sejak lahirnya kabupaten ini, dari pemimpin yang pertama hingga pemimpin sekarang ini, semuanya bermasalah dan belum sempurna, sebaiknya KPK pikir-pikir sebelum bertindak, “tutup Vinsen. (pic)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *