Bupati Freddy Tinjau Lokasi Ibu Kota Distrik Tugarni

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana terus berupaya agar proses pembentukkan Distrik Tugarni segera terealisasi. Untuk memastikan hal tersebut, maka Bupati Kaimana, Freddy Thie, turun meninjau langsung lokasi ibu kota Distrik Tugarni, yang terletak di KM 5 (Logpon), bersama Kapolres Kaimana, AKBP. I Ketut Widiarta, SIK,MH dan Dandim 1804 Kaimana, Letkol Inf. Chairi Suhanda, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kaimana, Edward Beruatwarin, Kapolsek Teluk Arguni, Ipda. Rudy Alfasyah, Kamis (2/9).

Dalam kesempatannya dilokasi Ibu Kota Distrik Tugarni, Bupati Freddy, mengatakan bahwa lokasi tersebut sudah sagat tepat, karena tidak terlalu masuk ke dalam dan bisa dijangkau oleh 10 kampung yang akan masuk dalam Distrik Tugarni ini.

“Untuk lokasi ibu kota distriknya disini sudah sangat tepat, karena titiknya tidak sulit dijangkau oleh sepuluh kampung, dan juga medan yang rata yang nantinya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur distrik,” ungkapnya.

Dari pantauan kami dilokasi Ibu Kota Distrik Tugarni ini, sudah tersedi material yang nantinya digunakan ketika membangun fasilitas-fasilitas distrik.

“Untuk lokasi ini, material yang nantinya kita gunakan untuk membangun fasilitas kantor distrik sudah tidak sulit. Lokasinya juga berada di pinggir ruas jalan logpon menuju Manokwari dan Nabire serta Lobo. Sehingga ruas jalan ini tentunya akan mempermudah kita, ketika distrik ini dibangun,” tuturnya.

Sementara itu, terkait dengan lokasi Ibu Kota Distrik Tugarni ini, masih ada pro dan kontra terkait dengan lahan. Namun bupati Fredy berharap agar pro kontra terkait Ibu Kota Distrik ini bisa diselesaikan oleh seluruh pihak pemangku kepentingan di sepuluh kampung yang masuk dalam Tugarni Group.

“Hari ini masyarakat melalui ketua dewan adat Kaimana sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat di kampung Maskur, dan besok ini rencananya akan diselesaikan pro dan kontra tersebut. Kita berharap agar lokasi atau lahan ini bisa diselesaikan secepatnya, sehingga kita bisa melanjutkan proses yang sudah kita lalui selama ini. Kalau semuanya sudah fix, barulah pemerintah daerah Kaimana akan datang untuk me-lounching Distrik Tugarni ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *