BUDI DAYA SAGU SEBAGAI KETAHANAN PANGAN LOKAL, BABINSA HADIR SEBAGAI PELOPOR KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Sebagai aparat Komando kewilayahan yang mempunyai tanggung jawab, sebagai pelopor ketahan pangan tidak bergerak dalam bidang Padi,jagung, dan kedelai saja, namun potensi yang ada di sekitar Kampung binaan harus di olah dengan baik dan selalu di pertahankan dalam hal ini Pohon Sagu, pohon sagu yang melimpah di Kampung Kaeroni, Distrik Sidey.

Babinsa Kopda Ading, mengujungi dan sekaligus membantu Menemang sagu, bahasa yang biasa di gunakan oleh Masyarakat setempat atau biasa di sebut juga Panen sagu. Pohon sagu setelah di olah menjadi Tepung sagu ataupun biasa di sebut papeda, sudah menjadi pangan nasional karena semua suku menyukai makan yang bersumber dari sagu.

Papeda yang merupakan makanan pokok Suku wilayah timur Indonesia banyak mengandung asupan gizi, yang kaya serat dan Karbohidrat. Di sela-sela pendampinganya Babinsa Kopda Ading memberikan arahan dan semangat kepada warga Kaironi untuk membudi dayakan Pohon sagu, agar warga menanam lebih banyak dan jangan hanya memanen yang tumbuh alami saja.

Di Karenakan tepung sagu yang menjadi bahan pangan keluarga, juga dapat menambah pengahasilan karena tepung Sagu bernilai ekonomi tinggi.

Kebersamaan warga masyarakat dengan Aparat TNI-AD khususnya Babinsa sebagai bukti bahwa TNI dekat dengan Rakyat dan TNI anak Kandung Rakyat yang memahami betul tingkat kesulitan rakyat, karena di mana ada rakyat di situ ada TNI, khususnya Babinsa.

Bpk Paren Moktis sebagai pemilik kebun sagu berterima kasih kepada Babinsa Kopda Ading yang sudah mau terjun langsung sampai ke dalam hutan untuk melihat langsung proses temang sagu di wilayah Kampung Kaeroni, kabupaten Manokwari. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *