Bawaslu: ‘Parpol Punya Peran Sosialisasikan Kepada Warga’

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com,- Sampai saat ini, masih banyak warga masyarakat Kaimana yang masih bingung dan belum memahami dengan baik terkait, tata cara pencoblosan pada tangagal 17 April mendatang.

Penyelenggara sesuai dengan fungsinya, sudah menyampaikan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, baik menyasar ke sekolah-sekolah (pemilih pemula), tetapi juga kepada kelompok-kelompok masyarakat.

Namun peserta pemilu juga harus bisa mengambil peran untuk menyampaikan kepada para pemilih ‘nya’, terkait dengan teknis pencoblosan.

“Kalau dari penyelenggara sudah melakukan itu, dan sampai dengan saat ini juga, KPU masih terus memberikan sosialisasi terkait pemungutan suara nanti. Kami berharap parpol dan caleg juga bisa jemput bola, dengan melakukan simulasi kepada para pemilih,” ungkap Ketua Bawaslu Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE ketika dikonfirmasi di Kaimana, Kamis (15/3) kemarin.

Sementara itu, terkait dengan hal ini, maka Kantor Kesbangpol Kabupaten Kaimana, dalam waktu dekat ini juga akan turun ke kampung-kampung untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu terkait dengan sosialisasi yang akan kami lakukan. Memang sampai sekarang masih banyak masyarakat kita yang belum paham betul tentang teknis pencoblosan, karena pemilu kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya.

Pemilu kali ini dengan lima surat suara, yakni, Pemilu Presiden, DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Sehingga ini sendiri masih membingungkan bagi masyarakat kita, terutama pemilih yang sudah lansia,” ujar Kepala Kantor Kesbangpol Kaimana, Syamsudin Maswatu ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya belum lama ini.

Sementara itu, dari pihak penyelenggara masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kaimana.

“Dalam waktu dekat kami juga berencana untuk turun ke distrik-distrik untuk menyampaikan hal ini. Saat ini kami masih fokus untuk dalam kota Kaimana, termasuk dengan mengundang kelompok perempuan dan juga jasa transportasi di Kaimana.

“Selanjutnya, kami akan susuri kampung-kampung untuk melakukan sosialisasi, terutama tentang teknis pencoblosan pada pemilu kali ini. Sehingga diharapkan setelah hal ini dilakukan, sudah tidak ada lagi masyarakat pemilih yang bingung, ketika melakukan pencoblosan pada saat pemungutan suara,” ungkap Divisi Teknis KPUD Kaimana, Dominika Hunga Andung, ketika dikofirmasi di Kaimana Beach Hotel (KBH), Kamis (14/3). (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *