Bawaslu Kaimana Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Untuk memberikan perlindungan bagi pekerja khususnya pegawai dan juga jajaran Bawaslu Kaimana, maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kaimana, Selasa (28/1) melakukan kerjasama dengan BP Jamsostek Papua Barat.

Kerjasama ini dituangkan dalam penandatanganan MoU antara Bawaslu Kabupaten Kaimana dengan BP Jamsostek Papua Barat yang dihadiri langsung oleh, Kepala BP Jamsostek Papua Barat, Mintje Wattu di sekretariat Bawaslu Kaimana.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE ketika dikonfirmasi usai penandatangan MoU menegaskan bahwa kerjasama ini untuk memberikan jaminan, baik bagi staf non PNS Bawaslu Kaimana maupun seluruh jajaran Bawaslu mulai dari komisioner Bawaslu Kabupaten hingga panwas desa dan panwas TPS.

“Jadi penandatangan MoU atau kerjasama ini didasarkan pada Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 0194/K.BAWASLU/PR.03.00/VIII/2019 tentang standar kebutuhan pendanaan kegiatan pemilihan Gubernnur dan Wakil Gubenur, Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati. Ini merupakan salah satu kebijakan dari Bawaslu RI dalam rangka memberikan kepastian dan jaminan keamanan serta keselamatan bagi seluruh jajaran Bawaslu,” ungkapnya.

Menurutnya, MoU serta mekansime keikutsertaan pekerja Bawaslu Kaimana dengan BP Jamsostek Papua Barat sudah masuk dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Saat ini jumlah pengawas pemilihan yang sudah kami daftarkan untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 63 orang. Dari tingkat distrik masing-masing 9 orang, yang terdiri dari 3 orang komisioner dan 6 orang staf non PNS,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya baru mengakomodir panwascam dan juga staf non PNS. “Kalau untuk panwas desa atau kelurahan dan panwas TPS, mereka juga akan kami ikutkan. Karena semua sudah masuk dalam NPHD dan itu sudah diatur semua didalam NPHD ini. Sehingga pastinya aka nada 86 orang lagi panwas desa kelurahan yang akan kami daftarkan untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Jadi untuk ruang lingkup kerjasama ini meliputi program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *