Banyak Kendaraan Luar Kaimana yang Belum Dimutasi

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sampai dengan saat ini, masih banyak kendaraan luar Kaimana yang belum dimutasi. Kendaraan ini, baik yang roda dua maupun roda empat, mereka beroperasi hanya mengatongi ijin operasional yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian. Demikian disampaikan Mikhael Tarin, PLT. Kepala Samsat Kabupaten Kaimana, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, maka akan berdampak pada pendapatan atau pajak kendaraan untuk Kabupaten Kaimana. “ Harusnya kendaraan luar Kaimana ini kan, ketika mereka membeli atau didatangkan dari luar, mereka sudah mengurus mutasi atau pindah tempat operasional. Sehingga pajak kendaraannya masuk untuk Kaimana atau Papua Barat,” ungkapnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, ijin operasional kendaraan plat luar Kaimana yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian ini hanya berlaku selama 90 hari. Dalam jangka waktu yang diberikan oleh pihak kepolisian selama 90 hari ini, secara tidak langsung, pemilik kendaraan diberikan kelonggaran untuk segera mengurus mutasi kendaraannya selama 90 hari tersebut.

“Tapi prakteknya ini kan banyak kendaraan yang sudah beroperasi bertahun-tahun dan belum dimutasi. Artinya pajak yang akan dibayarkan oleh pemilik ini juga akan dibayarkan ke tempat asal kendaraan. Misalnya, kalau didatangkan dari Surabaya, maka pajaknya akan disetor ke daerah asal. Padahal kendaraan ini beroperasi di Kaimana dan menggunakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah, baik pemerintah Provinsi Papua Barat, maupun fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

Untuk itulah, dalam waktu yang tidak lama lagi, pihak samsat akan menjalankan program mutasi online, untuk mempermudah pemilik kendaraan dengan plat nomor luar Kaimana.

“ Sebenarnya sudah jalan program ini, hanya saja karena terkendala pada Covid-19, sehingga sampai saat ini belum jalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dia sudah bisa jalan, sehingga mempermudah pemilik kendaraan, sekaligus menertibkan kendaraan dari luar Kaimana. Untuk pengurusan mutasi secara online ini juga, ketika nanti pembayaran pajak oleh si pemilik kendaraan, maka sebagian pajaknya akan disetor ke samsat daerah asal kendaraan, dan sebagiannya lagi di setor ke samsat Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat dengan plat luar Kaimana, agar segera mengurus mutasi atau perpindahan operasional kendaraannya.

“ Artinya kalau sudah mengurus mutasi itu, maka mereka turut berkontribusi bagi pembangunan daerah ini, karena pajaknya akan masuk ke sini. Kami juga berharap dari waktu ke waktu seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan plat luar, agar bisa secara sadar dabn berinisiatif sendiri untuk segera mengurus mutasi kendaraannya,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *