ASN di Maybrat Hanya Berdinas Senin -Rabu, Kamis dan Jumat Libur Sendiri

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Maybrat, Honaipapua.com, -Aktifatas pemerintahan di kabupaten Maybrat tidak berjalan normal, pegawai hanya masuk kantor sesuka saja dan malah ada yang tidak melaksanakan tugas, namun tuntut gaji.

Melihat hal tersebut, tokoh masyarakat Kabupaten Maybrat, Permenas Wafom angkat bicara, dirinya merasa heran melihat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maybrat, dimana setiap hari Jumat, hanya sedikit dan bahkan tak ada pegawai yang apel pagi dan masuk kantor.

“Kami masyarakat selama ini mengikutinya dan kami lihat, pegawai di kabupaten lain bekerja dari hari Senin sampai Jumat, tetapi pegawai di Maybrat, hanya ramai dari Senin sampai Rabu, hari Kamis mulai sedikit bahkan tidak ada aktivitas dari pegawai dan di hari Jumat tidak ada,”ungkap Permenas Wafom, saat diwawancarai Honaipapua.com, belum lama ini.

Padahal sambungnya, masyarakat banyak memiliki kepentingan mengurus sesuatu di kantor-kantor pemerintahan yang ada dan harus kecewa, karena sering tidak ada pegawai di hari Jumat.

“Kami minta, Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda harus tegas. Karena saat ini pegawai hanya aktif sampai hari Rabu dan Kamis untuk mengikuti apel dan kerja, tetapi hari Jumat tidak ada orang. Padahal pegawai itu kerja untuk melayani masyarakat,”keluhnya.

Sementara itu, Intelektual Aifat, Vinsensius Turot, di tempat yang sama menilai, para pegawai akan takut dan bekerja melayani masyarakat dengan baik, apabila atasannya atau pimpinannya tegas.

Selain itu juga kantor kantor yang sudah dibangun megah, namun tidak ada aktivitas dan pegawai negeri sipil tidak bisa melaksanakan tugas, ” ujar Kamis Vinsensius Turot ( 19/9/2019).

” Selain itu kami melihat juga pegawai di Maybrat ini cuma datang ikut apel setelah itu mereka pulang , mereka tidak melaksanakan tugas sebagai Abadi Negara sesuai dengan sumpah dan janji jabatan. Kantor yang sudah di bangun megah itu sampai saat ini belum terisi mobiler seperti, Bangku, kursi, meja, lemari dan juga perangkat komputer, “ungkapnya.

Ditambahkan Vinsensius Turot, namun apabila pemimpinnya tidak tegas, kata dia, maka pegawai juga akan malas tahu dan malas melayani masyarakat.

“Selama ini, setiap hari Jumat tidak ada pegawai. Bukan hanya pegawai, tetapi juga pejabat daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tak ada,”tuturnya.

Menurut dia, pegawai di Maybrat hanya disiplin mata dan telinga, dimana ketika ada Bupati atau Wakil Bupati yang memimpin apel, maka akan terlihat ramai di ibu kota Kumurkek. Namun apabila para pimpinan daerah tidak ada, maka pegawai juga malas berkantor. (Ones)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *