Hasil Otopsi Dua Warga Kwamki Narama Dibunuh Menggunakan Benda Tajam

Teras Honai
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com,- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika,Pukul 07.00 WIT Telah melakukan visum terhadap Dua korban Jhon Wenda dan Tondiur kogoya,yang di bunuh pada senin sore di Distrik Kwamki Narama.Selasa (3/7), hasilnya mereka dibunuh dengan beda tajam.

Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena, saat dikonfirmasi mengatakan, kedua korban telah di visum. Dari hasil visum itu terindikasi terkena benda tajam tidak beraturan di sekujur tubuh kedua korban.

” Kedua korban meninggal karena penyebab benda tajam, ini setelah dilakukan visum, ” Ungkap Luky Mahakena, saat di temui di RSUD.

Luky menambahkan, pihak RSUD hanya melakukan visum dan tidak melakukan jahit luka korban dan tidak melakukan formalin karena pihak keluarga tidak menyetujui.

Dan saat ini kedua korban masih disemayamkan sementara di kamar jenasah RSUD, sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga, untuk rencana pemakaman yang dilakukan oleh pihak keluarga kedua korban.

“Kita tidak bisa memutuskan karena ini menyangkut adat mereka, sehingga kita tunggu koordinasi dulu dengan pihak keluarga. Korban warga pegunungan ini kan susah, mereka mempunyai adat yang beda, apalagi korban meninggal, ” Tutur Luki Mahakena.

Sementara itu sepupu korban Perina Wenda, mengatakan, untuk membawa jenasah keluarga, masih menunggu petunjuk dari kaum lelaki dari keluarga korban. Karena ini merupakan korban pembunuhan

“Kami tidak bisa bawa,  yang nanti bawa korban ini laki laki dan kami perempuan tidak bisa, karena ini mati tidak wajar, ” kata Perina di Rumah Sakit.

Usai melakukan visum, keluarga korban pun diijinkan masuk oleh pihak RSUD keruangan jenasah, untuk melihat kedua korban tersebut. Saat melihat kedua jenasah, isak tangispun tak terhindakan dimana keluarga korban tidak menerima kematian kedua korban, yang telah dibunuh oleh orang tak di kenal dengan cara yang sadis.

Kedua Korban yang merupakan warga Distrik Kwamki Narama Kampung Olaroa ini, di temukan warga pada Senin sore, dengan tubuh yang tertancap anak panah di areal Jalan Freeport Lama Timika Papua.

Akibat kematian dua warga Distrik Kwamki Narama, aparat Kepolisian dan di bantu Brimob Yogyakarta sementara di siagakan di Distrik Kwamki Narama, untuk mengantisipasi adanya aksi penyerangan oleh kerabat dan keluarga korban.

Sementara rencannya hari ini kedua korban akan di kuburkan dengan cara di bakar sesuai adat istiadat warga pegunungan tengah Papua. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *