Disiplinkan Masyarakat, Kodim 1014/Pbn Laksanakan Patroli Protokol Kesehatan

Teras Honai
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotawaringin Barat,Honaipapua.com, -Kodim 1014/Pangkalan Bun terus melaksanakan patroli di tempat – tempat keramaian dalam rangka pelaksanaan penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 di wilayah binaan Kodim 1014/Pbn yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Patroli penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan dengan melibatkan sebanyak 356 personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, Kesehatan, BPBD dan Ormas di dua wilayah tersebut. Untuk Kab. Kobar mengerahkan 206 personel, sedangkan Kab. Sukamara mengerahkan 150 personel.

Dalam keterangannya, Dandim 1014/Pbn Letkol inf Yudi Rianto Ratu menyampaikan, ada 32 titik dalam memberikan imbauan dan sosialisasi penanganan penyebaran Covid-19. Di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat sebanyak 17 titik meliputi pasar, tempat rekreasi, rumah makan, tempat ibadah dan mall. Sementara untuk Kabupaten Sukamara ada 15 titik diantaranya pasar, cafe/resto, tempat ibadah, tempat rekreasi.

“Melaksanakan imbauan dan sosialisasi di sarana umum agar selalu memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Juga untuk mematuhi physical dan Social Distancing,” katanya, Senin (13/7/20).

Disampaikan juga oleh Dandim, selain mengimbau para pengunjung atau masyarakat yang barada di lokasi, tim patroli juga memberikan imbaun kepada pemilik atau pengelola serta pengurus rumah ibadah, agar menjalankan penerapan protokol kesehatan.

“Membatasi volume pengunjung 50% dari kapasitas daya tampung suatu objek. Membuat Posko bersama dengan aparat lainnya didekat objek tanggungjawab petugas,” jelasnya.

Selanjutnya mengatakan, ketersediaan Thermogun/Hand Gun, tempat cuci tangan dan Hand Sanitizer sudah tersedia di setiap objek. Sementara untuk Chamber/Ruang Sterilisasi/Bilik Disinfektan di tiap-tiap objek belum disiapkan. Namun ada dibeberapa titik masih kekurangan dikaitkan dengan jumlah masyarakat yang berkunjung.

“Kita bersyukur, tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat dan pengurus tiap objek sudah banyak yang mengikuti anjuran pemerintah, namun masih ada yang belum menyadari. Untuk itu, kita akan terus melakukan patroli sampai waktu yang ditentukan oleh pemerintah,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *