Delapan Jenazah Korban Pesawat Dimonim Air Di Terbangkan Ke Jayapura

Teras Honai
Bagikan berita ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

OKSIBIL,Honaipapua.com-,Delapan jenazah korban pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang jatuh di hutan belantara Oksibil di daerah gunung Menuk Pegunungan Bintang,telah di terbangkan ke Rumah sakit Bhayangkara di jayapura, Senin (13/8).

Delapan jenazah korban jatuhnya pesawat Dimonim Air dengan Nomor PK-HVQ, Sabtu lalu telah di kirim ke RS.Bhayangkara.

Jenazah korban pesawat Dimonim Air diantara yang telah diterbangkan dari RSUD Osibil ;
a. Lessie (Pilot)
b. Wayan Sugiarta (CoPilot)
c. Sudir Zakana(penumpang)
d. Martina Uropmabin(Penumpang)
e. Hendrikus Kamiw(penumpang)
f. Lidia Kamiw(penumpang)
g. Jamaludin(penumpang)
h. Naimus (penumpang)

Delapan peti jenazah yang dibungkus Bendera Merah Putih itu langsung dimasukan kedalam kamar jenazah guna dilakukan Otopsi oleh pihak RS.Bhayangkara.

Sebelumnya delapan kantong jenazah dibawah menggunakan pesawat Caravan milik Maskapai Dimonim Air dengan nomor seri PK-HVI sekitar pukul 13.15 wit.

Setelah jenazah tiba di bandara jayapura Kepala bandara Sentani Abtonius Widyo Praptomo kemudian dilakukan upacara pelepasan delapan jenazah.

Namun sebelumnya, upaya evakuasi keberangkatan jenazah ke Jayapura sempat terkendala cuaca buruk. Pesawat PK-HVI yang telah terbang ke Oksibil Pegunungan Bintang untuk membawa jenazah ke Jayapura tidak bisa Landing di bandara Oksibil hingga hingga pesawat harus bergeser ke Bandara Tanah Merah Boven Digoel.

Evakuasi kemudian dapat dilakukan pada pukul 12.00 wit setelah cuaca dinyatakan membaik.

Pesawat Dimonim Air PK-HVQ dengan jumah penumpang 9 orang termasuk Pilot dan Co Pilot, hilang kontak pada pukul 14.17 wit.Pesawat diketahui berangkat dari Bandara Tanah Merah Boven Digoel pada pukul 13.42 Wit,dan di perkirakan tiba di bandara Oksibil Pegunungan Bintang pada pukul 14.20 Wit, Sabtu lalu.

Namun sebelum pesawat Dimonim Air hilang kontak, adanya komunikasi antara Pilot pesawat Dimonim Air dengan pihak penjaga Tower Bandara Oksibil.setelah beberapa menit kemudian pesawat tersebut belum juga landing di bandara Oksibil dan di ketahui pesawat Dimonim Air PK-HVQ jatuh di Gunung Menuk Oksibil Pegunungan Bintang, sehingga mengakibatkan 8 orang meninggal satu orang anak umur 12 tahun selamat dari kecelakan maut itu. (tmk/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *