Iman bersih dan Imun Tubuh

Opini
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Iman bersih dan Imun Tubuh

Oleh; Melky Molle Dosen Universitas Halmahera, Tobelo Maluku Utara

Bersih dan dan disiplin adalah pamggilan iman kita ditengah ancaman covid-19.

Jika tahun 2020 adalah tahun dimana kecemasan dan ketakutan melanda seluruh jagat raya alam dan manusia, kita patut mengucap syukur karena berangkat dari ketakutan itulah kita lalu berpengalaman bahwa kita tau, kita adalah makhluk yang terbatas.

Jika tahun 2020 adalah tahun tanpa bersalaman, atau tanpa sentuhan tangan oleh karena covid-19, patutlah juga kita bersyukur, bahwa kita dididik oleh alam melalui virus covid-19 maka protokol kesehatan jadi disiplin hidup, supaya kita tetap sehat.

Kita lalu sadar bahwa mekanisme virus yang bekerja, mempengaruhi semua aspek aktifitas manusia, dan tanpa sadar kita dikendalikan oleh virus yang tak terlihat secara kasat mata.

Selain itu, kita juga bersyukur, bahwa upaya demi upaya pemerintah melalui dinas terkait, kita terus diingatkan untuk tetap hidup bersih, rajin cuci tangan, makan makanan yang bergizi supaya imun tubuh kita tetap kuat. Karena itu, taat protokol kesehatan, mengambil jarak dengan orang lain, bermeditasi atau mengurung diri, jika kembali dari daerah zona merah, kuning, orange dsb.

Semuanya itu, kita percaya bahwa peristiwa yang kita alami saat ini, bahkan sampai pada penghujung tahun ini, karena ” tuntunan-tuntunan Allah dan tuntutan-tuntutan Allah yang berasal dari sifatnya… Allah menjadikan manusia menurut gambar-Nya, maka kehendak-Nya yang hakiki adalah supaya manusia memantulkan gambar Allah itu dengan menyesuaikan tabiatnya menjadi seperti Allah…Allah menuntut agar manusia mencerminkan sifat-Nya sejauh mungkin dalam batas-batas kehidupan insani”. (Verne H. Fletcher).

Tubuh kita mudah rapuh, jiwa kita mudah resah. Hubungan dengan orang lain mudah retak dan rusak. Semua itu perlu pemulihan. Karena itu tiap hari kita perlu dipulihkan. Atau kata lain setiap manusia membutuhkan dipulihkan dan memulihkan. (Andar Ismail).

Allah pengasih dan penyayang, panjang sabar, penuh hikmat dan kemuliaan. Semoga terus menuntun kita masuk ke tahun yang baru, sebagai jalan rahasia Allah. Karena itu, jangan takut, karena Allah sendiri adalah jalan bagi umatnya untuk menuju masa depan penuh harapan. Teruslah percaya, dan teruslah beriman, karena dengan beriman kepada Allah adalah imun jiwa yang meluruskan pikiran dan perbuatan.

Karena itu, berimanlah kepada Allah dengan sungguh-sunguh dengan jalan disiplin dan taat protokol dalam masa pandemic, maka secara cuma-cuma Allah memberi hikmat lewat pikiran yang sehat, supaya kita dikuatkan, dan harapannya kita dapat keluar dari ancaman covid-19.

Karena kita percaya dengan upaya dan usaha pikiran kita mendukung pemerintah dari semua upaya yang selama ini telah dilakukan baik pada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, supaya dapat memberi akses kesehatan yang memadai lewat campur tangan pihak kesehatan dan campur tangan Allah sendiri lewat kemahakuasaannya, sehingga upaya apapun itu, untuk memerangi covid-19, Allah turut serta dan memberkati setiap usaha pemerintah, sehingga kita dapat dituntun dari mara bahaya maut, karena ancaman covid-19.

Covid-19 mereduksi komliksitas aktivitas manusia yang sesungguhnya tanpa terasa dan tanpa terlihat. Karena itu kebaikan Allah teruslah dicerminkan lewat perbuatan dan tindakan kita.

Menjaga pikiran dan tindakan kita untuk mencegah penyebaran covid-19 pemerintah telah menyediakan vaksin tetapi juga harus disertai dengan kesadaran, supaya tetap menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

Karena itu kita tetap menjaga imunitas tubuh dan disiplin menjaga kebersihan sebagai panggilan iman kita terhadap Allah yang adalah manifestasi wajah manusia termasuk kebersihan lingkungan.

Tuhan memberkati kita semua, selamat memasuki tahun baru, tahun rahasia Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *