Agustinus Sroyer: KONI Papua Barat Harus Perhatikan Bibit Atlet Usia Dini

Olah Raga
Bagikan berita ini
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

Manokwari, Honaipapua.com,- Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Papua Barat, Agustinus Sroyer.S.Sos.M.MPd mengatakan, pihaknya telah menyelenggarakan ivent Olahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) khususnya ditingkat pelajar Sekolah Dasar dan Menengah umum dan Kejuruan se-Papua Barat yang dimulai sejak (7-8) di Manokwari.

Ditemui Honaipapua.com Jumat (8/6) sore, disela-sela kesibukannya saat mendampingi para atlit pelajar di lapangan, Sroyer mengungkapkan bahwa para siswa yang saat ini mengikuti perlombaan pada cabang olah raga, Atletik, Pencak silat, Karate telah selesai dengan sarana dan prasarana yang ada.

” Bagi saya, di zaman sekarang ini sudah maju dan didukung dengan dana yang banyak, sehingga diharapkan peran aktif dinas terkait untuk dapat berpartisipasi memberikan andil kepada anak didik untuk berpreatasi dibidang olah raga, “tuturnya.

Menurut Agus Sroyer, diwaktu provinsi Irian Jaya saat itu, para pelajar dan atlit tidak didukung dengan sarana dan prasarana seperti sekarang ini. Serta penyerapan atau alokasi dana dibidang pendidikan juga cukup banyak, sehingga melalui wadah seperti Kesatuan Olahraga Nasional Indonesia (KONI), (POPSI) Persatuan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia dan (PORDA) Pekan Olahraga Daerah dapat melihat program pemerintah daerah kabupaten/kota untuk bersinergi melihat peluang bagi para pelajar yang mempunyai prestasi dibidang olah.

” O2SN adalah program dari Kementrian Pendidikan yang bertujuan untuk mendidik mental dan membentuk kepintaran karakter murid tersebut. Jadi, bukan hanya prestasi kepintaran saja, tetapi siswa dituntut untuk mampu belajar yang baik dan benar,”ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya program dari Kementrian Pendidikan ini kedepan khususnya untuk pemerintah provinsi Papua Barat dan pihak terkait agar bisa saling jemput bola dan koordinasi untuk memajukan KONI Papua Barat dengan bibit-bibit usia dini yang sudah terlatih dengan mengikuti iven-iven cabang olah raga.

” Tugas KONI Papua Barat itu harus berdayakan club-club berbagai cabang olah raga yang aktif saat ini di provinsi Papua Barat, sehingga kedepan segudang atlit Papua Barat dapat berbuat banyak di iven Nasional bahkan internasional,”tambah Agus lagi. (yun/del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *