WUJUDKAN SIKAP TOLERANSI, KODIM 1801/MANOKWARI GELAR PEMBINAAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

Manokwari Raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Demi mencegah konflik sosial antar umat beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kodim 1801/Manokwari melaksanakan kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama di Cafe dan Resto Noken yang beralamat di Jalan Brawijaya Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (06/05/2021).

Kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama ini dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 1801/Manokeari Letkol Inf Saheri. Adapun yang hadir dalam acara tersebut diantaranya Pabung Pegaf, Para Perwira Staf, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Karang Taruna Sanggeng.

Dalam sambutan Dandim 1801/Manokwari yang disampaikan oleh Letkol Inf Saheri menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini, agar para pemeluk agama bisa hidup saling berdampingan serta saling hormat menghormati antara pemeluk agama lainnya. Sehingga tercipta suasana rukun dan damai sebagaimana yang telah tertuang dalam Bhineka Tunggal Ika walaupun kita berbeda agama tetapi kita satu, itulah yang menjadikan bangsa Indonesia bisa hidup tentram dan damai mulai dari Sabang sampai Marauke.

“Melalui silaturahmi ini saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk selalu menghilangkan rasa curiga mencurigai antara satu dengan yang lain serta agar dapat hidup ditengah-tengah masyarakat yang berbeda agama secara berdampingan dalam suatu keadaan yang rukun, dengan kerukunan kita dapat mengatasi semua permasalahan secara arif, “tuturnya.

Salah satu tokoh Agama, Toni Kaumfu, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kodim 1801/Manokwari yang sudah menyisihkan waktu untuk mengundang pihaknya dalam acara pembinaan kerukunan umat beragama. Dengan kegiatan ini, diharapkan kedepannya dapat saling menjaga tali silahturahmi sehingga terciptanya kerukunan umat beragama di Kabupaten Manokwari ini. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *