DANRAMIL 1801-01/MANOKWARI AJAK PELAJAR UNTUK MEMERANGI BERITA HOAX

Manokwari Raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Akhir-akhir ini sejumlah media massa, baik media televisi, media cetak maupun media online, sangat disibukkan dengan pemberitaan Rasisme di Papua dan Papua Barat.

Melihat hal tersebut, Danramil 1801-01/Manokwari, Mayor Inf Robert Aronggear, memberikan pengarahan tentang permasalahan yang terjadi di SMA PGRI Wamena, kepada para pelajar di SMK Negeri 01 dan SMA Advent Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, Selasa, (24/09/2019).

Dalam pengarahannya, kepada ratusan pelajaran di sekolah, Mayor Inf Robert Aronggear, menghimbau kepada pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax. ” Ketahui dulu kebenaran informasinya dan jangan mudah terpancing emosi oleh informasi hoax yang beredar pada saat ini, “imbuhnya.

Lanjutnya, sebagai siswa harus tahu dan mengerti tentang betapa pentingnya bela negara dan cinta tanah air, karna dengan itu kita dapat mewujudkan dengan memelihara dan melestarikan lingkungan, dengan senantiasa menjaga jaga nama baik dan mengharumkan nama Bangsa. Oleh sebab itu, para siswa jangan mudah mendengar dan menerima berita yang tidak benar dan menyampaikan kepada orang lain, tanpa memikirkan efek yang akan timbul dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab alias provokator.

Selain itu, kegiatan pengarahan tersebut, merupakan perintah langsung Komandan Kodim 1801/Manokwari Kolonel Inf Juniras Lumban Toruan, S.Sos, untuk memerintahkan seluruh Danramil dan Babinsa, jajaran Kodim 1801/Manokwari agar mensosialisasikan berita permasalahan yang terjadi di SMA PGRI Kota Wamena tersebut adalah berita Hoax.

Di penghujung pengarahan, Mayor Inf Robert Aronggear, para guru dan siswa sederajat SLTA, yang ada di wilayah Koramil 1801-01/Manokwari, berkomitmen untuk menjaga stabilatas keamanan dengan tidak terpengaruh dengan berita Hoax, yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga aktifitas belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, demi menciptakan NKRI yang cinta damai. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *