BBKSDA Papua Barat Sosialisasi Pengembangan Sistem Pengawasan

Manokwari Raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KAIMANA, Honaipapua.com,- Bertempat di Grand Papua Hotel, Rabu (16/5), BBKSDA Provinsi Papua Barat menggelar sosialisasi dan pelatihan kepada ‘stakeholder’ atau pihak terkait, tentang pengembangan sistem pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar yang ada diwilayah Papua Barat.

Kepala bidang teknis bidang I BBKSDA Papua Barat, T. Heri Wibowo, S.Hut,M.Eng, mengungkapkan, pengembangan sistem pengawasan ini dimaskudkan untuk mengoptimalkan pengawasan TSL, serta memperkecil ruang gerak oknum-oknum yang selama ini melakukan peredaran TSL secara ielegal, khususnya di wilayah Papua Barat.

Pertama bahwa jika dibandingkan dengan beban kerja dan SDM yang ada di BBKSDA Provinsi Papua Barat dan jajarannya sampai ke tingkat kabupaten memang masih sangat terbatas. Sehingga terobosan yang dilakukan dengan mengembangkan sistem pengawasan berbasis android ini, merupakan salah satu alternatif untuk mengoptimalkan pengawasan tersebut, ungkapnya.
Menurutnya, pengembangan sistem pengawasan khususnya TSL ini juga dilakukan dengan cara kolaboratif. Sistem sudah dibuat dengan berbasis android dan nantinya sistem ini akan diterapkan dengan melibatkan seluruh stakeholders terkait. Sehingga pengawasan tidak hanya dilakukan oleh BBKSDA saja, tetapi juga menjadi dilakukan oleh stakeholders terkait. Dan sistem pengawasan berbasis android ini juga , untuk mempermudah pelaporan oleh seluruh pihak yang menggunakan sistem atau aplikasi ini.

Sementara itu, kepala seksi BKSDA wilayah 4 Kaimana, Samsul Alam, S.Hut menambahkan, salah satu kendala yang dialami selama ini di Kaimana adalah kurangnya SDM yang ada di BKSDA Kaimana. Hal ini menurutnya sangat mempengaruhi kinerja dan keoptimalan pengawasan peredaran TSL yang ada di kabupaten Kaimana.

” Salah satu kendala selama ini adalah masih minimnya SDA yang ada di BKSDA Kaimana. Sehingga kami berharap agar, adanya pengembangan sistem ini, lebih banyak lagi pihak yang dilibatkan secara langung untuk melakukan pengawasan di kabupaten Kaimana, ungkapnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *