Amankan Sholat Tarawih, Polres Kaimana Siagakan 105 Personil

Manokwari Raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KAIMANA,Honaipapua.com,- Dalam rangka menjaga kemanan dan ketertiban selama bulan puasa, khususnya pada saat sholat tarawih oleh umat muslim yang ada di kabupaten Kaimana, maka pihak polres Kaimana, sejak hari pertama masuk bulan puasa hingga saat ini sudah memploting anggotanya sebanyak 105 personil, yang ditempatkan dimesjid-mesjdi yang ada di kota Kaimana. Hal ini disampaikan oleh Kabagops Polres Kaimana, AKP. Zakarias Siriyei, S.Sos ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (28/5).

Penempatan anggota ini untuk masing-masing mesjid, menurutnya, disesuaikan dengan kapasitas mesjid. Kalau untuk masing-masing mesjid, bervariatif. Karena ada mesjid yang kapasitasnya besar, tetapi juga ada yang kecil. Sehingga kita sesuaikan dengan itu dan kita lihat dengan ketersediaan anggota personil kita, ungkapnya.

Menurutnya, pengamanan pada saat sholat tarawih ini menjadi salah satu tugas Polri untuk memberikan jaminan kemanan bagi umat muslim yang ada di kabupaten Kaimana, khususnya yang ada di ibu kota kabupaten.

” Kita hanya mau agar masyarakat ini tidak resah dan khawatir, apalagi dengan beberapa insiden yang sudah terjadi beberapa waktu yang lalu di Surabaya. Sehingga masyarakat tidak khawtir tentang kemananan mereka, saat menajalankan ibadah puasanya, terutama pada saat sholat tarawih, ” tuturnya.

Menurutnya, Kantibmas ini kan tanggung jawab kita bersama. Polres hanya memberikan jaminan kepada masyarakat, terutama umat muslim yang sedang melaskanakan ibadah puasanya terkait kantibmas. Sehingga kami juga pastinya dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat di kabupaten Kaimana, untuk tetap menjaga ketertiban selama saudara-saudara kita menjalankan ibadah puasanya.

Sementara itu, pasca insiden di Surabaya beberapa waktu yang lalu, Polres juga meningkatkan patroli dan juga penjagaan pada pada hari Minggu yang dilaksanakan oleh umat nasrani. Untuk pengamanan hari minggu itu, kita ploting anggota kita sebanyak 117 personil, yang ditempatkan diseluruh gereja yang ada di ibu kota kabupaten.

” Ini juga sebagai langkah antisipatif kita pasca kejadian Surabaya ini, sehingga umat Nasrani boleh melaksanakan ibadahnya tanpa harus khawatir tentang kemanaan mereka, ” pungkasnya.(edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *