Terduga R kasus Ujaran Kebencian, Berhasil Di Tangkap Di Kabupaten Goa Sulawesi Selatan

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waisai,Honaipapua.com, -Polres Raja Ampat berhasil menangkap pelaku ujaran kebencian terhadap masyarakat Raja Ampat di Kabhpaten Goa Propinsi Sulawesi Selatan. Sabtu dini hari sekitar pukul.02:40 Wit.

Nampak Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andrew.J.W.Manuputty, SiK didampingi Kasat Reskrim saat menggelar press realese diruang data Polres Raja Ampat, (08/06/2021).

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andrew.J.W.Manuputty, SiK saat menggelar press realese diruang data Polres Raja Ampat, (08/06/2021).

Kapolres mengatakan, ditangkapnya terduga oknum ujaran kebencian berinisial R. Berkat kerja keras dari semua pihak terutama Ditremkrisus Polda Papua Barat dan juga Polda Sulawesi Selatan.

Terduga Ujaran Kebencian Telah di Tangkap di Kabupaten Goa Sulawesi Selatan

Lanjut dikatakan, R ditangkap dirumah saudaranya di Desa Limbung Kabupaten Goa Propinsi Sulawesi Selatan, dan telah diamankan di Polda Sulawesi Selatan.

Untuk tindaklanjutnya kami dari Polres Raja Ampat akan mengirim Kasat Reskrim bersama beberapa anggota untuk menjemput yang bersangkutan di Polda Sulsel.

” Karena sementara kita terkendala masalah transportasi menuju Makasar, akibat dari dilarangnya mudik oleh pemerintah, oleh sebab itu sekitar tanggal 10 atau 11 anggota kami akan bergerak ke Sorong dan selanjutnya menuju Polda Sulsel untuk menjemput terduga R kembali ke Raja Ampat,” tuturya.

Dengan ditangkapnya oknum terduga ujaran kebencian di Kabupaten Goa, Kapolres Raja Ampat AKBP.Andrew.J.W. Manuputty,SiK menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama berupaya sehingga oknum terduga R ditangkap.

” Kami haturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dan persoalan ini, terutama Ditremkrisus Polda Papua Barat dan Polda Sulsel, tokoh masyarakat, tokoh adat dan juga insan pers, atas kerjasamanya sehingga terduga R bisa ditangkap, “Ucap Kapolres.

Seperti diketahui bersama terduga R menebar ujaran kebencian melalui media sosial Facebook dengan 3 akun Facebooknya, yakni, Evakontener, Renetnokave dan Renetnokave Rustam

Melihat ujaran kebencian yang disebar oleh terduga R. Di Grup Gempar Emas, tanggal 6 Mei 2021 lalu. Akhirnya 3 orang anak asli Raja Ampat melaporkan akun tersebut ke Polres Raja Ampat untuk ditindaklanjuti.(Isak)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *