Polres Mimika Amankan 8 Pramuria

Hukrim
Bagikan berita ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

TIMIKA,Honaipapua.com-Sebanyak 1 dari 8 pramuria yang masih dibawa umur yang dipekerjakan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di kotaTimika diamankan oleh aparat Kepolisian, Selasa (28/8) malam dan kini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di ruangan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (29/8).

Diketahui, 8 pramuria tersebut berasal dari , Bar Bintang yang berlokasi di jalan Cendrawasih SP2, bar JJ yang berlokasi di jalan Yos Soedarso Nawaripi dan bar D’Queen yang berlokasi di jalan Budi Utomo ujung.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto S. IK. MH membenarkan adanya 8 pramuria yang diamankan di sejumlah THM di beberapa lokasi pada saat dilakukan razia oleh Polres Mimika, berdasarkan adanya informasi yang masuk dari masyarakat bahwa ada THM yang mempekerjakan anak dibawa umur.

“Kita tadi malam ada amankan 8 orang karyawati yang satunya dibawa umur,” kata Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto S. IK. MH saat ditemui di hotel Osa de Villa, Rabu, (29/8).

Menurutnya, razia gabungan Polres Mimika yang dilakukan sebagai bentuk cipta kondisi dan tugas rutin yang dilakukan dengan sasaran barang-barang terlarang seperti peredaran miras ilegal, peredaran narkoba, peredaran bahan peledak, sajam, senpi dan lebih spesifik lagi terkait pekerja yang dipekerjakan di THM namun belum cukup umur.

“Razia yang dilakukan itu bentuk cipta kondisi, untuk menekan tindak kriminal yang sasarannya Sajam, miras, narkoba, bahan peledak dan juga masalah karyawati,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat ini ke 8 pramuria dan pengelola THM yang diamankan kini sedang menjalani pemeriksaan di Sentra Pelayanan Polres Mimika, terkait mempekerjakan anak dibawa umur. Apabila terbukti bersalah maka pengelola THM tersebut yang akan dikenakan UU perlindungan anak.

“Mereka sedang diperiksa, bukan di karyawatinya karena dia sebagai saksi atau korban tapi orang yang mempekerjakan dan terhadap yang bersangkutan kita kenakan UU perlin anak,” jelasnya. (tmk/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *