Polres Bintuni Diminta Segera Tangkap Pelaku Pengrusakan

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Ketua Ikatan kampung Yubiah Kota Sorong Provinsi Papua Barat, Yakobus Kareth.SE, mengatakan, dalam waktu dekat pihak korban dari keluarga akan mendatangi Mapolda Papua Barat untuk melaporkan kinerja Kapolres Bintuni yang hingga saat ini belum berhasil menangkap para pelaku pengrusakan dan pembakaran rumah juga kendaraan yang terjadi di Kabupaten Bintuni pada 21 Mei 2020 lalu.

” Kejadian pengrusakan itu terjadi atas tuduhan bahwa dari pihak para pelaku menuduh pihak korban telah membunuh saudara dari para pelaku, dengan dahlil menjadi Setan atau lebih sering disebut Suanggi, sehingga para pelaku menuduh pihak korbanlah yang telah membunuh saudara pelaku, tanpa alat bukti yang kuat, pada hal, yang kami ketahui bahwa saudara pelaku ini sebelumnya sakit hingga meninggal di Manokwari bukan di Bintuni, jadi, selain para pelaku membakar rumah korban, pelaku juga pukul atau menganiaya 4 orang, sehingga keluarga kami telah membuat Laporan Polisi (LP) secara resmi di Polres Bintuni, dan saat itu, pihak Polres sudah melakukan olah TKP dengan memasang Polisi Line, tetapi hingga saat ini pelaku belum juga ditangkap untuk diproses hukumnya, “jelas Yakobus Kareth.SE saat ditemui Honaipapua.com, Rabu (8/7/2020) di Kota Sorong.

Menurut Yakobus Kareth.SE, pihak keluarga sangat menyayangkan kejadian yang sangat menyedihkan ini bisa terjadi tanpa pikir panjang, para pelaku yang diduga sudah dipengaruhi Alkohol itu, datang ke rumah korban melakukan pengrusakan hingga pembakaran rumah dan kendaraan yang terpakir.

” Ini bukan unsur politik atau masalah keluarga, tetapi tindakan pidana kriminal murni, sehingga kami dari pihak keluarga korban berharap kepada aparat Polres Bintuni agar segera dan secepatnya mencari dan menangkap para pelaku yang saat ini masih berkeliaran bebas berbaur dengan masyarakat, dan memang dari kejadian itu pihak Polres sudah pernah memanggil pihak keluarga korban dan pelaku untuk diselesaikan ganti rugi materi, tetapi kami dari pihak korban merasa upaya ganti rugi dari pihak pelaku terlalu sedikit, tidak sebanding harta benda yang telah dirusak, “tutur Yakobus.

Sementara Kapolres Bintuni, AKBP.Hans Rahmatulloh Irawan.SIk saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp, belum membalas pertanyaan yang dikonfirmasikan. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *