Polres Berhasil Ungkap Pelaku Pencurian Mesin Jhonson

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Setelah 2 minggu di selidiki polres Kaimana, pelaku pencurian mesin Jhonson di Kaki Air Kecil Kaimana Kota berhasil diungkap. Pelaku yang berinisial H 32 tahun, akhirnya harus digelandang ke mapolres Kaimana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, yang telah mencuri mesin jhonson 15 PK milik salah satu warga di bilangan Kaki Air Kecil.

Kasat Reskrim Polres Kaimana, IPTU. Mohammad Al Parisi

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Kaimana melalui Kasat Reskrim Polres Kaimana, IPTU. Mohammad Al Parisi ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (29/7).

Menurutnya, pencurian mesin jhonson tersebut merupakan pencurian yang langka, dan mempunyai peluang jika seluruh masyarakat Kaimana masih menganggap biasa, karena mesin jhonson ini merupakan barang yang cukup mahal.

“ Sejak terjadinya kasus ini pada tanggal 12 Juli yang lalu, jajaran kami langsung menangani persoalan ini setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Tim kami langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya beberapa waktu yang lalu, anggota kami sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti. Tentu ini merupakan keberhasilan anggota kami dalam mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Kaimana,” ungkapnya.

Menurutnya, kasus pencurian mesin jhonson ini jarang terjadi. “Kalau dipikir kan mesin ini sangat berat, dan untuk wilayah Kaimana ini kan masih tergolong kondusif. Tapi sudah terjadi pencurian mesin jhonson.

” Ini merupakan alarm bagi seluruh masyarakat Kaimana untuk selalu waspada, karena setiap saat bisa saja terjadi pencurian. Yang kami pantau selama ini, mesin jhonson ini terkadang tidak diamankan pemiliknya. Mesin malah ditinggalkan bersama perahu di pantai. Ini sebenarnya tidak aman juga, karena peluang pencurian ini pasti ada, apalagi di tengah-tengah kondisi kita seperti saat ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar seluruh masyarakat selalu berhati-hati, karena kasus pencurian ini merupakan kasus yang paling banyak terjadi di tahun 2020, terhitung sejak Januari sampai saat ini.

“ Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap barang-barang yang nilai jualnya tinggi. Karena banyak kasus pencurian yang terjadi saat ini. Kami juga berharap agar setiap wilayah di Kaimana ini bisa memperketat keamanan wilayahnya, sehingga tidak ada ruang bagi orang untuk melakukan tindakan pencurian,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *