Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang mengakibatkan Orang Meninggal

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorsel,Honaipapua.com, -Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 164 / XI / 2020 / RES SORSEL, tanggal 26 November 2020, tentang dugaan Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan matinya Orang. terhadap korban atas nama MAURITS FRASAWI yang diduga dilakukan oleh tersangka atas nama ORGENES KARATH,S.IP: Surat Perintah Tugas Nomor : SP.Gas / 147a. / XI / 2020 / Reskrim, tanggal 26

Kapolres Sorong Selatan AKBP Sahat MH Siregar, SH, didampingi Kabag Ops AKP.M.Muhamad Nur.SIk dan Kasat Reskrim Iptu.Valio Agafe.SIk, kepada awak media melalui Press Release, Selasa, (8/12/2020) siang dihalaman Mako Polres Selatan, mengatakan, pelaku penganiayaan sudah ditangkap dan diamankan didalam ruang tahanan Polres Sorong Selatan guna menunggu jalannya proses hukum sesuai peraturan pidana yang berlaku.

” Dari kejadian ini, sempat masyarakat mempertanyakan kinerja pihak kepolisian dalam penangkapan pelakunya, katanya polisi terkesan menutup mata untuk menangkap pelaku pasca kejadian, pasalnya, pelaku masih berkeliaran, seyogyanya, sesuai dengan Laporan Polisi dari pihak korban kemudian ditindaklanjuti oleh anggota penyidik itu membutuhkan proses waktu untuk membuktikan seseorang bersalah, sehingga setelah cukup alat bukti, pelaku sudah kami tangkap guna proses hukum,

Menurut Kapolres bahwa pada hari Rabu 25 November Tahun 2020, sekitar pukul 19.30 Wit, salah satu warga BARNABA datang ke rumah Korban (MAURITS FRASAWI ) kemudian menyuruh korban untuk mencabut Patok tanah tapal batas antara tanah milik NIKANOR KOCE.S.Kep (SAKSI) dan korban, sehingga pada saat itu terjadilah pertengkaran mulut antara Korban dan Saksi (BARNABAS KOCU), lalu tersangka ORGENES KARATH mengambil kayu dan memukul Korban sebanyak 3 (tiga) kali pada kepala bagian belakang Korban, kemudian korban berlari kearah kebun dan keesokan harinya sekitar Pukul 06.00 Wit Korban ditemukan telah dalam kondisi meninggal dunia.

” Akibat perbuatan pelaku, dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara diatas 10 tahun. Dan perkara saat ini sudah masuk tahap Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyedik (SPDP), “ungkap Kapolres. (pic)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *