Polda Papua Minta KKB Kembalikan Senjata

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Biak,Honaipapua.com, -Konflik baku tembak antara Aparat Keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mengakibatkan 2 orang warga sipil dan 1 Anggota Brimod luka parah. Insiden baku tembak yang terjadi di Kabupaten Nduga itu, menjadi tanggung jawab Kepolisian untuk menghentikan konflik tersebut.

FOTO : Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M.Kamal /Dessy Fina.

Saat ditemui media ini kamis (27/2) di Polres Biak Numfor, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal, meminta agar KKB segera menyerahkan senjeta, agar tidak ada lagi korban dari konflik tersebut. Pasalnya, 1 Anggota Brimod mendapat luka parah dibagian dada sebelah kanan, dan sekarang sudah dievakuasi ke Jakarta melalui Timika.

“ Saat ini kami juga masih menangani konflik KKB di Papua Tengah. Karena, KKB belum mau menyerahkan senjetanya. Itu yang menjadi masalah. Kalau mereka baik-baik saja dan mereka menyimpan tidak diserahkan kepada kami, faktanya kemarin terjadi lagi konflik penembakan di Nduga. Saat ingin diamankan TNI/Polri, KKB malah tambah mengejar Aparat dan membabi-buta penembakan,”katanya.

Sembari menjelaskan konflik yang terjadi, ia memperlihatkan foto Anggota Brimod yang luka parah dibagian dada sedang duduk.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar KKB segera mengembalikan senjeta. Dari pada nantinya didapati oleh Aparat Keamanan bahwa masih ada senjeta yang dengan sengaja disembunyikan. Karena itu akan disebut ilegal.

“ Sampai sekarang belum ada dari pihak KKB yang menyerahkan senjeta. Kami harapkan bisa dikembalikan, dari pada nantinya kami tahu kalau masih ada senheta yang disembunyikan, itu ad beda lagi urusannya,”imbuhnya.

Ia berharap agar Papua selalu damai dan situasi kamtibmas selalu aman kondusif. Ia pun mengajak seluruh stekholder untuk bersinergitas mewujudkan hal tersebut. (Wbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *