Nahkoda dan Pemilik BBM Ilegal Ditetapkan Sebagai Tersangka

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- HB (44) Nakhoda KM. JAYA SAMUDERA 15 (GT. 21 NO. 754 / 8c ). Alamat J1. Sungai Kelurahan Sawagumu  dan FD (35) pemilik BBM alamat Jl.diponegoro Sorong, telah ditetapkan sebagai tersangka.

” Saat ini Nahkoda dan pemilik telah mendakam didalam ruang tahanan Polair Polda Papua Barat, dan kami sementara kenakan Pasal 323 jo pasal 219 (1) UU RI no 17 th 2008, tentang Pelayaran dan pasal 53 jo pasal 23 UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas. Kedepan akan kami lakukan klarifikasi terhadap nama-nama yang disebut oleh Nahkoda sebagai pemilik kapal atau penanggungjawab kapal tersebut, ” tutur Kasubdit Gakum Polair Polda Papua Barat, AKP.Sofyan.SH, saat ditemui media ini, Kamis (16/5) diruang kerjanya.

Seperti diketahui bahwa kronologis kejadian penangkapan itu terjadi Pada hari rabu tanggal 8 Mei 2019 sekitar pukul 03.00 WIT pada seat KP.Gelatik-5016 Polair Mabes Polri melaksanakan patroli rutin di peraiaran Papua Barat, sekitar 1 mil sebelah utara tanjung Kamyolo selat sele pada posisi Lintang 01°20’253′ S Bujur 130°59’523″ E. Setelah itu berkoordinasi dengan Polair Polda Papua Barat dan telah melakukan penangkapan terhadap kapal KM. JAYA SAMUDERA 15 GT. 21 N0. 754 dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kapal. tidak memiliki dokumen sama sekali, bodong termasuk nahkoda tidak memiliki SKK. Menurut keterangan dari nahkoda, kapal tersebut merupakan kapal bantuan dari Dinas perikanan dan kelautan Pemda kabupaten Raja Ampat, yang diperuntukkan bagi nelayan, namun setelah diperiksa kapal tersebut sedang memuat BBM jenis Solar HSD sebanyak , 1 Ton (12.000 liter) tanpa dilengkapi dokumen yang sah. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *