Kendarai Sepeda Motor, Dahri Dilempar Pakai Balok dan Dikeroyok

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- Dahri Maruapey tenaga Buruh pelabuhan menjadi korban pengeroyokan oleh pelaku yang diduga sengaja menaruh sepeda motor ditengah jalan raya, untuk memancing setiap pengendara kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Sorong Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Hengky Kristanto Abadi S.Ik. didampingi Kasat Reskrim AKP.Edward M Panjaitan.S.IK dalam Press Conference, di Mako Polres Sorong Kota, Senin (17/6), mengatakan, sesuai Laporan Polisi NOMOR : LP/369 IlV/2019/ Papua Barat/Resor Sorong Kota, Tanggal 23 April 2019 anggota Reskrim berhasil menangkap para pelaku dan para saksi.

Menurut Wakapolres Kompol. Hengky Kristanto.SI.K, sesuai hasil pemeriksaan para saksi dan pelaku bahwa kronologis kejadian terjadi pada hari Selasa tanggal 23 April 2019 sekira pukul.04.30.Wit, di perempatan jalan Cendrawasih Kota Sorong dekat bak pembuangan sampah. Dahri Maruapey (korban) yang berdomisili di jalan Sriti II HBM Kota Sorong ini bersama temannya Rendy Gaitedy, pulang dari kompleks Malanu kios anda, masing-masing mengandarai 1 (satu) unit sepeda motor. Setelah melewati pertigaan halte Malanu, Dahri (korban) dan teman korban saudara Rendy Gaitedy melihat ada 2 (unit) sepeda motor yang sudah tergeletak diatas badan jalan, tiba-tiba keluar 4 (empat) orang dari arah pasar Obor, dan salah satu dari 4 (empat) pelaku inisial PT dan tersangka anak saudara (MA) melakukan pelemparan terhadap korban dengan menggunakan kayu balok berukuran panjang sekira 50 (lima puluh) centi meter (BB tidak ditemukan) dan mengenai kepala korban hingga sepeda motor korban oleng dan korban terjatuh, bersama sepeda motor di dekat trotoar jalan perempatan jalan cendrawasih, dekat bak pembuangan sampah.

Setelah korban terjatuh, para pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan menggunakan tangan dan alat berupa kayu balok. Setelah para pelaku memukul korban, tersangaka anak saudara LM mengambil Handpone milik korban wama hitam merk NEXCOM dari dalam saku celana ( BB belum ditemukan ) dan tersangka inisial (PS) mengangkat sepeda motor korban, kemudian membawa sepeda motor korban berboncengan dengan (MA). Dari para pelaku yang melakukan pengeroyokan, PT dan MA telah ditetapkan sebagai pelaku.

” Satu unit sepeda motor warna Titanium Gold, Merk Honda Supra X 125 bernomor polisi PB 4471 ST, No. Rangka: MH1J891138K529865, No.Mesin : J891E-1528418 dan satu batang kayu balok 5X5 ukuran paniang sekira 84 cm telah diamankan penyidik sebagai barang bukti kejahatan para pelaku yang kami kenakan Pasal 365 KUHP. “ Barang siapa dengan sengaja melakukan pencurian yang didahului, disertai diikuti dengan kekerasan. Diancam dengan hukuman peniara selama-Iamanya 9 tahun, “ungkapnya.

Wakapolres Kompol.Hengky menghimbau kepada masyarakat agar melakukan aktivitas sehari-hari dapat mawas diri, saling mengingatkan satu dengan yang lain.

” Saat ini korban Dahri, masih dalam perawatan kesehatannya, menurut keterangan yang diperoleh Dahri mengalami sakit pada rahang gigi miring, dan sakit pada tubuh yang lain, “tambahnya. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *