Kejari Kaimana Musnahkan Alat Bukti 15 Perkara Periode Januari-Agustus 2020

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Kamis (13/8), Kejaksaan Negeri Kaimana memusnahkan sejumlah barang bukti dari 15 perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kaimana. Pemusnahan barang bukti ini dilaksanakan di RM.Kawan Baru Kaimana dan disaksikan pihak terkait lainnya yakni, Ketua Pengadilan Kaimana, Inspektur Kaimana, Kepala Distrik Kaimana, Danyon 764/Iamba Baua, Ketua dan Wakil DPRD Kaimana, Kasat Reskrim Polres Kaimana dan juga beberapa pihak lainnya.

Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Kaimana, Leonard Hasudungan Natanael Tampubolon

Barang bukti tersebut diantaranya, senjata tajam, senpi, kursi, potongan kayu, dan juga beberapa helai pakaian. Pemusnahan seluruh barang bukti tersebut, disaksikan langsung oleh seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan ini.

“Hari ini ada berbagai jenis barang bukti yang dimusnahkan diantaranya, sajam, senpi, narkotika jenis sabu-sabu dan juga ganja, kemudian ada pakaian, ada kayu dan juga kursi, dimana kayu dan kursi tersebut digunakan untuk melakukan penganiayaan. Kayu yang satu tadi, yang digunakan dalam kasus pencabulan,” ungkap Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Kaimana, Leonard Hasudungan Natanael Tampubolon ketika dikonfirmasi usai pemusnahan barang bukti.

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti 15 perkara ini juga, Kejaksaan Negeri Kaimana mengembalikan uang senilai Rp. 35.664.000 kepada Kepala Distrik Kaimana.

“Kemudian selaku bidang pengelolaan barang bukti dan barang rampasan, hari ini juga kami melakukan pengembalian, barang bukti uang pada kasus pencurian di kantor Distrik Kaimana, dimana kerugian sebenarnya kurang lebih lima puluh juta rupiah, namun berhasil diselamatkan hanya sekitar tiga puluh lima juta enam ratus enam puluh empat juta rupiah, dan kami telah mengembalikan barang bukti tersebut kepada Kepala Distrik Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

Selain itu, 15 kasus yang sudah dimusnahkan barang buktinya ini merupakan perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *