Kejar Pelaku Utama, Belasan Saksi Sudah Dimintai Keterangan

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sampai dengan saat ini, pelaku dugaan pembunuhan terhadap seorang wanita di salah satu ruangan di gedung KNPI Kabupaten Kaimana yang belum sempat digunakan, masih dalam kejaran polres Kaimana. Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kaimana, IPTU. Muhammad Al Parisi ketika dikonfirmasi Honaipapua.com di ruang kerjanya, Jumat (4/12).

Kasat Reskrim Polres Kaimana, IPTU. Muhammad Al Parisi

Menurutnya, tahapan penyelidikan masih terus dilakukan dan sudah sekitar belasan saksi dimintai keterangan, termasuk keluarga korban. “Untuk sampai saat ini, sudah ada belasan saksi yang kami mintai keterangan. Termasuk keluarga korban. Kami berharap dengan keterangan para saksi ini, bisa menunjukan fakta-fakta atau kronologis kejadian pembunuhan ini,” ungkapnya.

Al Parisi juga mengatakan bahwa dari saksi-saksi yang sudah diperiksa ini, belum mengarah pada dugaan pelaku utama pembunuhan di gedung KNPI Kaimana ini. “Kami masih terus mengembangkan kasus ini. Dari keterangan saksi-saksi tersebut, belum mengarah kepada pelaku utamanya. Kami juga akan mengambil keterangan saksi warga yang ada dilokasi kejadian,” ungkapnya.

Ketika disinggung soal penyebab utama tewasnya wanita yang berasal dari kampung Adi Jaya ini, lanjut Kasat Al Parisi, sampai saat ini hasil visum belum diserahkan kepada pihaknya.

“Sampai saat ini hasil visum korban belum disampaikan kepada kami oleh pihak RSUD Kaimana. Kami masih menunggu itu, dan kalau hasil visum sudah diserahkan barulah kita bisa ketahui pasti penyebab kematian korban,” ungkapnya.

Kasat Al Parisi juga meminta kepada warga masyarakat yang mengetahui kejadian pembunuhan ini, maka bisa langsung melaporkannya ke Reskrim Kaimana.

“Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat Kaimana, sekiranya ada yang mengetahui kronologis sebelum korban dibunuh, bisa langsung melapor kepada kami. Sehingga kasus ini bisa segera masuk ke tahap selanjutnya. Kami sangat berharap agar kasus ini segera bisa terungkap, karena kami juga merasa terbebani kalau sampai lama penanganan kasus ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *