Kasus Shabu Naik Tahap II, Minggu Depan Mulai Masuk Sidang

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Setelah berkas kasus narkoba jenis shabu seberat 5,1 gram yang menjerat terdakwa (EM) di Kaimana dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan negeri Kaimana, maka Jumat (27/8) kemarin, kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kaimana atau naik tahap II, dilengkapi dengan berkas perkara, barang bukti yang disita dari terdakwa, serta terdakwa sendiri.

Salah Satu Foto Proses Penanganan Kasus Shabu seberat 5,1 gram di Kabupaten Kaimana

Sebelumnya, Senin (23/8) yang lalu, penyidik Satres Narkoba Polres Kaimana sudah melakukan pemusnahan barang bukti berupa shabu seberat 4,7 gram di Mapolres Kaimana, yang disaksikan langsung oleh Kapolres Kaimana, Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana dan Kepala Pengadilan Negeri Kaimana. Pemusnahan ini dengan maksud untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti yang dijelaskan oleh Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Kaimana, Hendry Siahaan, SH, ketika dikonfirmasi melalui telepon celularnya, Sabtu (28/8). Proses tahap duanya sudah kita selesaikan dengan pihak penyidik, berikut barang bukti berupa uang tunai senilai kurang lebih Rp.1.200.000,- , ada berkas dan tersangka yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kaimana kemarin.

Lanjut Hendry Siahaan, SH bahwa pemeriksaan terhadap terdakwa juga sedang dilakukan. Pemeriksaan terdakwa sendiri didampingi oleh penasihat hukumnya yang ditunjukan oleh penyidik Polres Kaimana, yang mana, kuasa hukum ini sudah mendampingi tersangka sejak mulai dari penyidikan hingga pelimpahan berkas perkaranya ke kejaksaan negeri Kaimana.

Ketika disinggung soal, penahanan terdakwa, Henry menjelaskan bahwa untuk sementara terdakwa dititipkan dirutan Polres Kaimana. Mengingat saat ini kita masih sedang dalam kondisi pandemi, dan juga ada edaran dari atasan kami, maka untuk sementara, terdakwa kami titipkan di rutan Polres Kaimana, sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.

Terkait dengan rencana persidangan kasus shabu ini, Kasie Pidum Henry juga menjelaskan bahwa, jika tidak ada kendala, dalam minggu depan kasus ini sudah masuk persidangan.

Untuk persidangannya sendiri, jika tidak ada halangan, minggu depan sudah dilaksanakan. Kalau untuk penasihat hukum dalam persidangan, nanti akan ditunjuk oleh majelis hakim.

Jadi dalam waktu dekat ini, kami sudah bisa melimpahkan ke pengadilan negeri Kaimana, kita serahkan semua barang bukti, beserta berkas perkaranya.

Mudah-mudahan kasus ini segera diputuskan sehingga ada kepastian hukum dan kami bisa fokus lagi ke perkara-perkara yang lain, pungkasnya. (edo)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *