James Abugau Meninggal Di Duga Akibat Miras, Toko Miras Di Bakar

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com-,Seorang pemuda di Timika Papua meninggal, di duga selesai mengkonsusmi minuman keras (Miras).

Dari pantauan media ini, setelah mendapat informasi sekitar pukul.17.20.wit sore, keluarga dan kerabat korban ngamuk dan membakar toko miras yang bernama Toko 77 milik pengusaha berinisial BR.

Diduga kurang lebih 50 orang dari keluarga korban mendatangi toko tersebut yang berada di jalan Cenderawasi sp II timika dan langsung mengamuk dan membakar toko.

Akibat kejadian itu lantai dua roko tersebut terbakar di bagian atas, dan penjaga toko takut dan terjebak di dalam ruko.

Di saat yang bersamaan aparat kepolisian yang mendengar adanya aksi penyerangan langsung merespon. Setelah aparat tiba di lokasi bangunan toko miras yang berada di ruko nomor tiga sudah terbakar dan mengeluar asap tebal.

Aparat kemudian menenangkan massa yang sedang mengamuk dan sebagian anggota lainnya berusaha menggedor-gedor pintu ruko guna mengevakuasi penjaga ruko yang masih berasa di dalam.

Selain penjaga toko minuman, lima pemilik ruko lainnya pun ikut di evakuasi oleh aparat agar tidak menimbulkan korban jiwa. Berselang beberapa menit kemudian tiga buah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berusaha memadamkan api yang sementara membakar roko minuman bermerek dan memadamkan api yang juga sementara merambat ke lima ruko lainnya.

Kejadian itu juga sempat membuat warga sekitar jalan Cenderawasi sp II Timika Papua panik, karena massa yang melakuka aksi sedang membawa peralatan jama berupa busur dan anak panah. Hal itu juga membuat kemacetan karena massa membawa anak panah di badan jalan. Kendaraan yang hendak menuju kota kuala kencana dan sebaliknya ke kota Timika terpaksa harus memutar balik.

Namun Setelah situasi dapat di kendalikan oleh pihak aparat kepolisian di bawah pimpinan Wakapolres Mimika Kompol.Arnoldus Korowa, langsung melakukan negosiasi dengan pihak kekuarga dan kerabat korban. Saat negosiasi tersebut berlangsung, pihak kekuarga menuntut agar pemilik toko miras harus bertanggung jawab atas kematian korban yang bernama James Abugau.

“Kami pihak kekuarga korban menuntut agar pengusaha pemilik minuman keras itu harus bertanggung jawab karena keluarga kami meninggal, “kata seorang pemuda dari keluarga korban.

Selan itu dalam negosiasi itu pihak keluarga James juga menekankan bawah, apabila tidak di tanggapi dan tidak adanya pertanggungjawaban oleh pengusaha miras yakni, BR maka, warga akan melakukan aksi lainnya berupa pembakaran toko dan kios penjualan minuman bermerek di seluruh kota Timika.

“Jika ini tidak di tanggapi oleh pemilim toko Miras, maka kami akan membakar seluruh toko penjual Miras di timika,”uang perwakilan keluarga korban.

Sementara Wakapoles Mimika yang berhadapan dengan massa, mengatakan bahwa, jika ada persoalan setidaknya warga dapat menyampaikan kepada pihak kepolisan agar dapat menidaklanjuti permasalahan dan warga tidak harus main hakim sendiri dengan cara anarkis.

“Kami aparat sudah menghimbau agar warga setidaknya bisa menyampaikan hal-hal yang mencurigakan kepada kepolisian,dan terkait permasalahan ini kami (aparat kepolisian) akan menindak lanjuti hingga tuntas, dan diharapkan bisa menyerahkan persolan ini kepada aparat untuk menusut tuntas permasalahannya, “kata Wakapolres di hadapan massa dari keluarga korban.

Hingga kini situasi dan kondisi di jalan cenderasawasi sp II Timika pasca kejadian sore tadi sudah dinyatakan kondusif, dan arus lalu lintas sudah kembali normal. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *