Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Supiori Musnahkan Ratusan Miras

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIAK,Honaipapua.com, -Ratusan botol miras dari berbagai jenis yang berbeda sudah dimusnahkan Polres Supiori, usai pelaksanaan video conference Upacara Hari Bhayangkara ke-74 di Mapolres Supiori, rabu (1/7/2020). Sebagian ratusan miras tersebut merupakan hasil saat razia di perbatasan Supiori dan Biak Numfor.

Kapolres Supiori, AKBP I Made Budi Dharma,SE (baris kedua dari kiri) bersama Sekda Supiori, Dra.Ferra Wanggai,M.Si (baris kedua sisi kanan) Saat Akan Memusnahkan Ratusan Botol Miras / Dessy Fina.

Satpolres Supiori telah mencatat 3 orang pemilik ratusan miras tersebut, antara lain berinisial, LY, BM, dan RL. Miras itu ditemukan saat razia di perbatasan dan di tempat usaha yang tidak memiliki ijin yang legal atau resmi.

“Ratusan miras yang sudah kami musnahkan itu merupakan hasil razia atau operasi rutin kami dari bulan Januari hingga saat ini. Ratusan miras itu kami musnahkan karena tidak mempunyai ijin resmi dan menggunakan modus penjualan yang ilegal. Contohnya, sebagian miras yang kami temukan di perbatasan, miras tersebut diselundupkan didalam mobil, seakan-akan sedang mengangkut Bahan Makanan (Nama) dari Biak Numfor ke Supiori,”kata Kapolres Supiori, AKBP I Made Budi Dharma,SE.

Sementara itu, jenis-jenis miras yang dimusnahkan yang terdiri dari 365 botol atau kaleng yakni, Anggur merah orang tua 127 Botol, Mensen House 96 Botol, Anggur Merah Javan 58 Botol, Bir Draf 24 Kaleng, Bir Bintang 22 Kaleng, Wisky Vibe 12 Botol, Cap Tikus 6 Botol, Anggur Merah Kura Bangauw 6 Botol, Wisky Omrac Kecil 6 Botol, Wisky Omrac Besar 3 Botol, Rum Blango 3 Botol, dan Vodka Nine 2 Botol.

Selian itu, turut serta dalam pemusnahan Sekda Kabupaten Supiori Dra.Ferra Wanggai,M.Si, Anggota DPRD Supiori, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Agama bersama para Perwira Polres Supiori. Pemusnahan miras dilakukan dengan menuangkan miras kedalam wadah yang disediakan dan memusnahkan semua botol miras tersebut.

“Saya mengajak semua yang tinggal di Kabupaten Supiori ini, untuk bersama-sama melawan dan memberantas miras. Karena miras ini lebih banyak dampak negatifnya daripada dampak positifnya. Kita harus bersama-sama menciptakan Supiori yang aman dan kondusif jelang Pilkada mendatang,”harapnya.

Ia juga meminta agar kiranya Pemerintah Daerah segera mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) terkait Miras di wilayah hukumnya. Sebab, pemilik usaha miras ilegal tersebut kerap beralasan jika ditanya terkait kejelasan status usahanya. Bahkan, Polres Supiori kesulitan memberikan tindakan atau sanksi kepada pemilik usaha ilegal itu.

“ Kami di Supiori kebanyakan melakukan pendekatan secara persuasif kepada pemilik usaha miras. Karena, di Kabupaten Supiori belum ada Perda. Kami semua berharap semoga tahun ini Perda tersebut bisa segera dikeluarkan. Agar, mereka pelaku usaha miras yang melanggar aturan bisa ditindak tegas dan tidak ada lagi aksi miras ilegal yang ditemukan saat kami razia atau swiping,”jelasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *