Hadiri Pelantikan BEM Dan Cemarkan Nama Baik Klien Kami, Kuasa Hukum : Kita Akan Laporkan Balik Rektor Universitas Victory

Hukrim
Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, -Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis (LBH-GERIMIS) dalam rilisnya kepada media ini membantah dengan tegas apa yang disampaikan oleh Rektor Universitas Victory Sorong Roxy Suripati yang mengatakan, kepada beberapa media dalam jumpa persnya bahwa Rektor Universitas Victory tidak pernah melantik Badan Eksekutif Mahasiswa Victory adalah pembohongan publik yang dilakukan oleh seorang rektor tersebut.

Untuk itu, sebagai kuasa hukum Ketua Presiden Mahasiswa Universitas Victory Sorong akan melakukan langkah hukum dengan melaporkan balik Rektor Universitas Victory yang mana telah melakukan pembohongan publik dan telah mencemari nama klien kami dengan melakukan fitnah, ungkap Yosep.

Berdasarkan data yang kami miliki bahwa klien kami dan badan pengurus BEM Victory telah di lantik oleh Rektor kampus Victory dan menyaksikan penandatanganan berita acara, bahkan rektor universitas Victory tersebut telah melakukan foto bersama dengan pengurus BEM.

“Jadi apa yang disampaikan oleh Rektor Universitas Victory adalah tidak benar dengan mengatakan bahwa Klien kami ketua BEM Victory mengaku-ngaku sebagai Ketua BEM, padahal beliau sendiri yang melantik, mungkin beliau lagi sakit-sakitan sehingga sudah lupa terhadap pelantikan yang perna dilakukan di kampus Victory sendiri.”terang Yosep.

Dijelaskan Yosep, pelantikan BEM Victory sendiri dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2022 di Aula Universitas Victory Sorong, dan yang melantik saat itu Wakil Rektor Tiga Bapak Amatus Turot, S.Hut, M.Si dimana saat itu Rektor Universitas Victory sendiri yang memberikan sambutan dan menyaksikan penandatanganan berita acara.

Lanjut Yosep, Dokumentasi Foto-foto pelantikan BEM Victory sendiri ada, vidio-vidio Rektor Universitas Victory dalam sambutannya juga ada, bahkan Vidio YouTube acara pelantikan tersebut juga ada walaupun sudah di hapus oleh pihak kampus, jadi yang berbohong itu siapa, rektor atau ketua badan eksekutif mahasiswa universitas Victory, tingaal klien kami buktikan nanti kepada penyidik, ungkap Yosep.

” Memangnya Rektor Victory saja yang paham hukum dan mahasiswa atau klien kami ketua bem tidak paham hukum, nanti kita lihat siapa yang salah, bagi Kami Ketua BEM dan Rektor semua sama dimata hukum dan memiliki hak membuat laporan balik membuat, “tutur Yosep.

Mengenai mahasiswa yang demo di kampus Viktory tambah Yosep bahwa itu adalah murni solidaritas yang yang dilakukan oleh mahasiswa dan BEM untuk menuntut keadilan dimana salah satu mahasiswa mereka telah mendapatkan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Victory, tambah Yosep. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *