Ditreskrimsus Polda Papua Barat Berhasil Tangkap Pelaku Tambang Emas Ilegal

Hukrim
Bagikan berita ini

Manokwari,Honaipapua.com, -Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dengan di Back-Up Satuan Brimob Polda Papua Barat berhasil menyita atau mengamankan  sebanyak 136,97 gram emas barang bukti sebagai hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kali Wariori, Kampung Wasirawi, Distrik Masni Kabupaten Manokwari.

Dirreskrimsus Polda Papua Barat Romylus Tamtelahitu, S.Sos, S.I.K, M.Krim yang  dikonfirmasi melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi.SIk Rabu (27/4) melalui telepon selulernya, menyampaikan, tim Ditreskrimsus Polda Papua Barat telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana penambangan tanpa ijin dilapangan atau lokasi penambang emas Illegal.

“ Pada Sabtu (16/4/2022) lalu, Tim Gabungan Ditreskrimsus Polda Papua Barat dan Sat Brimob Polda Papua Barat, telah melakukan penyelidikan dilapangan atas dugaan tindak pidana penambangan tanpa ijin. Sebanyak 46 orang diamankan dan setelah di gelar perkara  ditetapkan 31 tersangka, ” beber Kombes Pol. Adam seraya menambahkan berserta barang bukti yang diamankan ada 3  Excavator, genset, alkon, serta peralatan penambang lainnya, ” beber Kabid Humas.

Tindakan ini merupakan kejahatan lingkungan sehingga Para pelaku penambang dan pemodal terancam Pasal 158 dan/atau Pasal 161 Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-undang RI No 04 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55  ayat (1) ke 1 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda 10 miliar rupiah, ” tambah Kombes Pol Adam Erwindi,SIk.

“Saya tekankan sekali lagi bahwa grup ONK utk pemodalnya adalah ONK dan penambang dan grup Ms untuk pemodalnya adalah NS, sedangkan untuk pendulang tradisional didanai perorangan oleh mereka, Grup ONK untuk pemodalnya sudah diamankan. Grup MS untuk pemodalnya masih dalam pengejaran dan kedepan akan kita buat DPO.
Semua pendana pendulang tradisional semua sudah diamankan, karena mereka sendiri selaku pendana dan penambang, “tambah Kombes Pol Adam Erwindi.SIk. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.