Diduga Membawa Emas Batangan Dari Timika Polisi Ciduk Pemilik Toko Emas Resky Di Makasar

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika, Honaipapua.com-,AKBP Agung Marlianto SIk.SH.MH,menjelaskan warga pendulang tradisional Timika yang melakukan aksi pemalangan di Jalan Ahmad Yani Timika papua,akibat dari salah satu toko emas atau yang di kenal toko Resky itu sementara di tutup selama dua hari sejak jumat kemarin hingga sabtu ini.

Tutunya toko emas tersebut membuat,warga pendulang emas merasa kecewa hingga melakukan aksi,karena toko tersebut terkenal dengan memberikan harga yang “resin mebel” atau harga yang tinggi yang bisa di nikmati oleh para pendulang di timika.

“Toko tesebut memberikan harga yang resin mebel atau lebih tinggi di bandingan dengan toko emas lain,fan tutu sudah 2 hari,itu yang membuat warga pendulang ini tidak terima dan melakukan aksi”jelas Kapolres AKBP Agung Marlianto.

Kapolres menegaskan sampai sejauh ini Pemda Mimika bersama TNI/POlRI selama ini tidak perna memberikan larangan untuk menutup toko emas tersebut.

“Kami TNI/POLRI maupun pemkap tidak perna melarang toko emas tersebut untuk tutup” jelasnya.

Namun bagi kapolres menurut informasih yang di peroleh,dan belum ada keterangan yang resmi,bawah pihak pemilik toko Resky berinisial HD sedang berurusan dengan pihak yang berwajib karena informasinya HD kedapatan membawa emas batangan dalam jumalah yang cukup besar, dan di bawah dari timika menuju kota makasar.

“Ada informasi pemilik toko ini sementara menjalani proses karena kedapatan membawa emas dengan jumah yang banyak dan emas tersebut merupakan emas batangan, dan pemilik toko itu di tangkap dan telah di bawah ke jakarat”kata Kapolres.

Dan informasi penangkapan pemilik toko Resky ini menurut kapolres diperoleh dari Pusat dan saat ini yang bersangkutan sedang dalam penanganan di Mabes Polri dalam Rutan Polda Metro Jaya.

“Ada informasih dari Mabes Polri kalau yang bersangkutan sementara sedang dalam penangangan di Rutan Polda Metro Jaya”. Ungkap Kapolres sabtu (02/06/2018)

Oleh karena itu Kapolres menghimbau kepada sekuruh warga pendulang yang ada di Kabupaten Mimika untuk tetap menajaga situasi kondusif dan pihak kepolisian akan tetap mencari solusi untuk situasi persoalan yang ada dengan berkordinasi kepada pemilik toko yang ada untuk dapat membuka dan menerika hasil pendulangan masyarakat pendulang ini. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *