5,1 Gram Shabu-Shabu Milik EM, Berasal dari Sulawesi

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Narkoba jenis shabu seberat 5,1 gram siap edar, akhirnya berhasil diungkap oleh Polres Kaimana unit narkoba, pada 25 Juni 2021 yang lalu. Penangkapan pengedar narkoba dengan barang bukti berupa shabu dan juga barang bukti lainnya ini dilakukan berkat laporan dari warga masyarakat yang menginformasikan kepada aparat kepolisian bahwa akan ada transaksi yang dilakukan oleh tersangka EM (30).

Setelah ditelusuri oleh penyidik Polres Kaimana, ternyata narkoba jenis shabu-shabu ini dikirim oleh seseorang dari Wilayah Sulawesi melalui jalur laut. Hal ini ditegaskan Kapolres Kaimana, AKBP. Iwan P. Manurung, SIK dalam giat press rilis yang dilaksanakan di Mapolres Kaimana, Senin (5/7) kemarin.

Untuk kasus ini, pelaku masih bekerja sendiri dan kita akan terus melakukan pengembangan penyelidikannya. Untuk masuknya, pelaku mendapatkan kiriman ini dari seseorang dari Pare-Pare melalui jalur laut. ” Yang bersangkutan ini awalnya, dia sebagai salah satu karyawan, namun karena ingin mendapatkan pendapatan yang lebih maka yang bersangkutan ini kemudian terjun ke dunia hitan ini, “ungkapnya.

Kapolres Iwan juga menjelaskan dalam press rilisnya bahwa, ketika pertama kali polisi mau mengamankan yang bersangkutan, yang bersangkutan sempat membuang satu paket shabu yang rencana akan dijualnya kepada pembeli. Saat mendapatkan informasi, pelaku EM saat itu sedang mengendarai sepeda motor miliknya di kawasan Bantemi. Polisi pun langsung membututi yang bersangkutan dan berhasil mengamankan pelaku. ” Namun saat diamankan, pelaku sempat membuang satu pake yang hendak dijualnya, “ujarnya.

Selain barang bukti berupa 1,5 gram shabu-shabu, aparat juga berhasil mengamankan, sejumlah uang pecahan 100.000 dan 50.000 sebesar Rp. 1.400.000, identitas pelaku, satu buah HP mereka Xiaomi, satu buah dompet, dua bungkusan rokok yang digunakan untuk menyimpan shabu, dan satu unit sepeda motor matic.

Terhadap kasus ini, lanjut Kapolres Iwan, sesuai merujuk pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, maka pelaku akan dijerat dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, atau bisa mendapatkan hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati. Sampai saat ini Polres Kaimana masih terus melakukan pengembangan kasus ini. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *