Tak Disangka Larang Main Handphone Anak Gantung Diri

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Merauke,Honaipapua.com-,Fransisko Yohanis Amote, Remaja umur 13 thn pelajar, asal Merauke tidak terima lantaran di tegur Ibu kandung karena bermain Handpone genggam (HP), fransisko kemudian bunuh diri, Jumat (29/6).

Melaluai Pers Rilis Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, sebelumnya Fransisko Yonahis Amote (korban), pada Jumat malam sedang makan bersama kaka kandung korban di rumah mereka, saat makan tangan korban memegang Handpone Genggam dan asik mengirimkan pesan singkat.

Melihat hal itu kaka kandung korban menegurnya dan melaporkan kepada ibu kandung mereka, bahwa korban bukanya makan malam malah bermain handpone. Mendengar hal itu, ibu korban langsung menegurnya dan kaka kandung korban mengambil handpone dari tangan korban dan menyerahkan kepada ibu kandung mereka.

Berselang beberapa menit kemudian korban berdiri dan meninggalkan makannya dan berjalan keluar rumah.

Setelah beberapa menit kemudian ibu korban memanggil nama korban berulang-ulang namun karena tidak ada jawaban dari fransisko Yohanis (korban), ibu kandung korban kemudian berjalan mencari korban keluar rumah.

Pada pukul 23.10 wit ibu korban yang mencari dirinya pun terkejut karena saat menemukan fransisko sudah meninggal, dan ibu kandung korban pun teriak histeris lantaran anak kandungnya telah meninggal dengan cara menggantung diri dengam menggunakam Kabel TV, yang berada di sebelah kanan rumah mereka dengan cara kabel di lilit di leher korban.

Ibu korban kemudian menyampaikan ke keluarga mereka kemudian keluarganya melaporkan ke pihak kepolisian.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi di Jalan Kuda Mati Gang Kewa Kabupaten Merauke, kemudian melakukan olah tempat kejadian, sebelumnya korban di evakuasi ke rumah sakit. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *