Pasca Temuan Dua Warga MD, Dua Kelompok Saling Serang 

Hiburan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com-,Situasi di Distrik Kwamki Narama kembali mencekam setelah dua orang pemuda di bunuh pada senin kemarin,akibatnya dua kelompok warga kembali saling serang dengan menggunakan busur dan akan panah, Rabu (4/7).

Dua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama Timika Papua, kembali saling serang dengan peralatan tradisionla mereka busur dan anak panah, kejadian ini terjadi tepatnya di jalan umum di depan Kantor Pos Polisi Distrik Kwamki Narama Timika.

Kedua kelompok yang merupakan saudara itu, saling serang pada rabu sore sekitar pukul 4.20 wit,dengan melakukan tarian adat pegunungan tengah papua atau disebut tarian waita atau tarian perang,dengan mengelurakan suara-suara yang menyerupai burung dan hewan lainny.

Tradisi itu selalu terjadi saat perang saudara terjadi. Setelah itu kedua kelompok kemudian saling melepaskan anak panah dan saling serang.

Aparat Kepolisian dan TNI yang bersiaga di distrik kwamki narama kemudian menghalau kedua kelompok tersebut dengan cara melepaskan tembakan gas air mata berkali-kali ke udara.

Namun tembakan gas air mata tidak di hiraukan kedua kelompok dan tetap saling serang.

Berselang beberapa menit kemudian aparat yang terus memukul mundur dua kelompok dengan tembakan gas air mata serta peluru hampa keudara,akirnya dua kelompok warga yang bertikai itu kemudian membubarkan diri dari areal jalan Distrik Kwami Narama.

Tindakan aparat sore tadi yang menghalau dua kelompok, guna memukul mundur kedua kelompok agar tidak menimbulkan korban jiwa

Bentrokan antara dua kelompok warga yang kembali terjadi sore tadi di distrik kwamki narama timika papua itu,dipicu lantaran meninggalnya dua orang pemuda pada hari senin lalu di areal jalan freeport lama tepanya di kampung Olaroa Distrik kwamki nama oleh kelompok orang tidak di kenal.

Dua pemuda itu meninggal dengan tubuh di penuhi anak panah dan di lokasih yang sama,hal tersebut membuat perang saudara kembali pecah sore tadi.

Dua korban yang meninggal pada senin 2 juni 2018 itu bernama Jhon Wenda dan Tondiur Kogoya,akibat dari itu perang panah antar saudara di Kwamki Nara pun pecah.

Hingga kini situasi dan kondisi di Kwamki rama masih dinyatakan mencekam kedua kelompok masih bersiaga dengan busur dan anak panah.dan aparat masih terus melakukan patroli serta menghimbau agar kedua kelompok tidak melakukan aksi saling serang.

Dari pantauan media Honaipapua.com di kampung tersebut selesai, penyerangan antara dua kelompok warga itu tidak menimbulkan korban jiwa. (tmk)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *