KPUD Nduga Siap Laksanakan Pencoblosan Pemilukada

Hiburan
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Nduga, Honaipapua.com,- Ketua KPUD Nduga menjelaskan bahwa, selaku pihak penyelenggara pihaknya sudah menyiapkan logistik pemilu pada tgl 20 Juni, untuk 29 Distrik. Sedangkan untuk 3 Distrik sudah kami kirim melalui jalur darat dari Wamena ke 3 Distrik tersebut rencana logistik Pemilu mulai dikirim ke tiap-tiap Distrik mulai tanggal 22 Juni dengan menggunakan Helly akan tetapi karena adanya gangguan keamanan makan logistik Pemilu batal dikirimkan dan tidak terlaksana. Namun hal itu sudah kami sampaikan ke KPU Propinsi.

“Kami sudah melaporkan kendala yang kami hadapi ke KPU propinsi”,kata Ketua KPUD Nduga.

Atas laporan itu KPU Provinsi memberikan rekomendasi agar melaksanakan Pencoblosan pada tanggal 28 Juni 2018, kami selaku KPUD Kabupaten Nduga bersama- sama dengan Bapak Bupati sudah menyerahkan Logistik pemilu ke PPD pada tanggal 29 juni untuk dilaksanakan Pemilu, dan akan diserahkan pada tanggal 30 Juni 2018. Sementara Pleno hasil Pemilu untuk tingkat Kabupaten akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli.

Ketua KPU Kabupaten Nduga di perkuat laporan ketua Panwaslu Kabupaten Nduga, Taulus Tabuni bahwa pihaknya sebagai pengawas Pemilu menunggu berita acara dari Panitia pemilihan tingkat distrik kemudian kami tandatangani.

Menanggapi laporan ketua KPUD Nduga, aparat TNI/Polri akan mengawal setiap pelaksanaan Pilkada tahap demi tahap hingga selesai.

Dan terkait kelompok Kriminal Saparatis Bersenjata (KKSB) yang melakukan aksi teror di Nduga, menurut Kapolres Nduga bawah pihaknya kesulitan untuk mencegah kelompok tersebut karena, kelompok tersebut usai melakukan aksi kembali bergabung ke rumah-rumah warga yang ada di wilayah Kenyam Kabupaten Nduga Papua.

” Apabila adanya gangguan keamanan yang dilakukan KKSB tindakan yang kami lakukan sementara, yaitu, bertahan/persuasif tidak melakukan tindakan seporadis, ” ujar kapolres Nduga.

Plt Gubernur Papua berharap Bupati bisa menjaga komunikasi dengan semua komponen-komponen yang ada, Bupati harus bisa mengajak saudara-saudara kita yang berbeda pandangan dengan kita supaya kembali ke kampungnya untuk bersama-sama membangun kabupaten Nduga. Pembangunan bisa berjalan kalau didukung stabilitas keamanan yang baik terus lakukan komunikasi, biar kedepan hal-hal ini tdk terulang kembali. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *