Miras Asal Singapore di Sita Polsek Bandara Timika

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com,- Kepolisian Sektor Kawasan Bandara Mozes Kilangin Mimika Papua, berhasil mengamankan 65 botol minuman keras (miras) bermerek asal Singapore dari Kantor Cargo Maskapai Tri M.G, di Bandara Baru, Jalan C. Heatubun, Senin (27/5).

Miras yang diduga akan diselundupkan ke Kabupaten Wamena itu, awalnya ditemukan security Asvec, Agung Budianto yang bertugas pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 Wit.

Saat itu, Agung yang sedang berpatroli mendapati pintu Kantor Cargo Maskapai Tri M.G dalam keadaan terbuka. Setelah diperiksa ternyata ada empat kardus dan dua koper yang tidak memiliki security chek.

Melihat hal itu, Agung kemudian melaporkan kepada koordinator securty Asvec, Gabriel Zeso. Selanjutnya oleh Zeso melaporkan hal itu kepada Polsek Kawasan Bandara.

Pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 Wit, Kapolsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin, Iptu.Robert Tamaela, bersama personel, pihak security Asvec dan personel Lanud Timika kemudian memeriksa barang tersebut melalui X-Ray cargo.

Setelah diperiksa, ternyata empat kardus dan dua koper berisikan 65 botol miras bermerek yang terkemas dalam plastik bening asal Singapore. Minuman haram tersebut kemudian diamankan ke Polsek Kawasan Bandara.

” Miras ini diduga dibeli dari Singapore untuk dibawa ke Wamena,” kata Kapolsek Iptu Roberth saat ditemui di Polsek Kawasan Bandara.

65 botol miras ini terdiri dari 12 merek. Diantaranya, Red Label 9 botol, Jim Beam 2 botol, Jhon Wolker 21 botol, Contru 4 botol, Martell 2 botol, Baneleys 12 botol, Absolut Apeach 1 botol, Absolut Raspberri 1 botol, Capt Morgan 4 botol, Jack Danel 2 botol, Henessy X.O 2 botol, dan Black Label 5 botol.

“Dari nota belanja yang kita lihat totalnya 85 juta, kalau dijual bisa sampai ratusan juta,” ujar Kapolsek.

Saat ini, pihak Polsek Kawasan Bandara masih menyelidiki pemilik miras tersebut. Sedangkan miras ini rencananya akan dimusnahkan sebelum hari raya Idul Fitri.

“Kami akan musnahkan sebelum lebaran, termasuk miras dan busur panah hasil sitaan sebelumnya,” kata Kapolsek.

Sementara itu akibat dari di temukannya barang haram di kargo Tri M.G beberapa karyawan Tri M.G terpaksa harus berurusan dengan pihak keamanan.

“Hingga saat ini beberapa karyawan Tri M.G masi kami periksa dan di mentai keterangan”jelas kapolsek di kantor Polsek bandara moses kilangin timika papua. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *