PFM : ” Evaluasi PPKM, Ganti Vaksin dengan Makanan Sehat, Jaga Stabilitas Ekonomi “

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Fenomena Penyebaran Covid-19 ini semakin menjadi jadi maka Hindari kerumunan karena resiko penularan ada disitu.

” Tidak Tepat Pemerintah Memberlakukan PPKM sebab Aktivitas ekonomi di malam hari terganggu dan ekonomi bisa lumpuh sehingga harus diubah, kalau tidak stabilitas Ekonomi terganggu, “ungkap Tokoh Masyarakat Papua, Mananwir Paul Finsen Mayor (PFM) kepada media ini Rabu (20/7) via telepon selulernya.

Menurut Paul Finsen Mayor, salah juga kalau batasi orang untuk berdagang karena ada masyarakat yang meraup keuntungan di malam hari. Contohnya Mama-mama Papua yang berjualan di seputaran Pasar Malam di Area kompleks Borobudur, Kabupaten Manokwari.

Menurut Paul, soal Vaksin jangan dipaksakan, tapi ubah pola penanganan dengan jangan vaksin tapi berikan makanan bergizi tinggi dan anjuran pemerintah untuk istirahat yang cukup dan makan Makanan Sehat agar imun tubuh stabil, kuat, sehat dan terjaga.

” Pola pengaturan yang tidak tepat bisa mengakibatkan terjadinya konflik horizontal maupun Vertikal. Oleh sebab itu, Pola Penanganan Bahaya Covid-19 di Papua Barat harus berbasis Kearifan lokal dengan memperhatikan Kultur budaya dan Adat Istiadat Setempat sehingga tidak berbenturan dengan budaya dan karakteristik Masyarakat Adat Papua setempat, “ujar Paul Finsen Mayor.

Untuk menjaga ekonomi mama-mama Papua yang jualan di pasar, tambah Paul, maka pemerintah daerah harus beli barang jualan masyarakat agar ekonomi di daerah tetap stabil. Sebab kalau masyarakat ditekan untuk patuhi PPKM tetapi kalau Ekonomi Makin Merosot maka akan dikhawatirkan terjadi konflik horizontal maupun vertikal.

Logikanya, tambah Paul lagi bahwa masyarakat dilarang melakukan Serangkaian kegiatan dan kurangi aktivitas serta tetap tenang di rumah. Tetapi, kalau mereka lapar, tidak ada makanan karena tidak bisa kerja, gimana mau tetap didalam rumah?? Pasti akan keluar untuk cari makan minum. Soal makan minum kalau pemerintah tidak atur baik maka, situasi akan tidak baik.

” Minimal Pemerintah menyiapkan makanan Empat sehat lima sempurna untuk menjaga imun tubuh Agar masyarakat bisa dengar anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja, “tuturnya.

” Saran kepada pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota di Papua Barat yakni Gubernur dan Bupati dan walikota sebaiknya PPKM itu SOP- nya jangan sampai mematikan UMKM kita. Contohnya: Minimart petugas security selalu mengawasi supaya kapasitas 25 persen pada saat bersamaan, Kios bisa buka sepanjang waktu karena bukan tempat kerumunan, “imbuhnya.

Paul menambahkan, Pedagang kaki lima bisa berjualan seperti biasa, dengan catatan: pesan bawa pulang, Rumah makan pesan bawa pulang, penyebaran Covid-19 itu bukan berdasarkan waktu, karena penyebaran bukan berbasis Waktu, tapi berbasis Kerumunan, maka hindari kerumunan itu yang menjadi catatan kita bersama.

” Demikian Pandangan saya mewakili Tokoh – tokoh Masyarakat Papua yang mulai prihatin dengan kondisi Sosial dan ekonomi wilayah kita ini, “tutup Mananwir Paul Finsen Mayor (PFM) diujung telepon selulernya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *