Perindagkop Jamin Bapok Aman Hingga Lebaran

Ekbis Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana, Honaipapua.com – Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana menyampaikan bahwa kondisi stock sembako aman di Kaimana sampai usai Lebaran 2019. Hal ini dijelaskan oleh PLT. Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Agustinus Janoma, SE.MM, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (9/5) kemarin.

Menurut Kadis Perindagkop, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap kondisi ketersediaan sembako selama bulan puasa dan menjelang perayaan Idulfitri nanti.

“Beberapa waktu lalu sebelum masuk dalam bulan puasa, kami sudah turun lapangan untuk mengecek langsung kondisi stock sembako kita di Kaimana. Hasilnya bahwa kondisi stock sembako kita sangat aman hingga lebaran nanti. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kaimana, terutama umat muslim untuk tidak khawatir dengan kondisi stock sembako kita selama puasa dan lebaran nanti,” ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa pihaknya sudah mengundang seluruh distributor yang ada di Kaimana untuk membicarakan terkait ketersediaan sembako.

“Kami juga sudah mengundang distributor kita di Kaimana untuk membahas stock yang ada dimasing-masing gudangnya. Dari rapat koordinasi ini, memang stock kita masih sangat aman. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan ada juga kapal yang masuk yang membawa sembako. Sehingga kami pastikan bahwa bapok kita akan aman selama puasa dan ramadhan,” ujarnya.

Janoma, juga mengatakan bahwa, dirinya sudah meminta kepada seluruh distributor untuk mendatangkan lagi kebutuhan utama masyarakat menjelang pelaksanaan Idulfitri nanti.

“Yang paling dibutuhkan masyarakat ini kan semacam minuman ringan bersoda seperti fanta, sprite coca cola, the kotak, susu kotak dan sejenisnya. Kami kemarin sudah menyampaikan kepada mereka supaya kalau bisa barang-barang ini didatangkan lagi. Sehingga ketika masyarakat membutuhkan, barang ini dia selalu tersedia untuk mereka,” pungkasnya.

Terkait dengan pengawasan terhadap barang kedaluarsa, lanjut Janoma, pihaknya sudah melayangkan surat ke Disperindagkop Provinsi Papua Barat, untuk melakukan razia.

” Kalau untuk barang kedaluarsa ini memang sudah menjadi kewenangan pemerintah porovinsi. Kami dari diperindagkop Kaimana sudah menyampaikan surat ke sana, tetapi sampai saat ini belum ada balasan. Kalau dalam waktu dekat ini sudah ada balasan dari sana, pastinya tim pemeriksa atau razia ini, akan turun kelapangan. Mungkin, nanti kami juga akan melibatkan Badan POM dan juga pihak dari dinas kesehatan Kaimana, untuk bersama-sama melakukan penertiban,” tuturnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *