Iryanto Sirait:Tenaga Fasilitator BSPS Hanya Tenaga Kontrak

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com- Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) BSPS PUPR Provinsi Papua Barat Iryanto Sirait mengatakan, ketidakikutsertakan Abraham Asmuruf.ST bersama rekan-rekannya itu pada program BSPS tahun anggaran 2018 ini adalah sesuai keputusan pimpinan dan semua staf.

” Diketahui bahwa fasilitator dan tenaga fasilitator itu bukan permanen, melainkan hanya tenaga kontrak saja, sehingga pada masa kontrak berakhir akan dilakukan test kembali lagi, dan dari hasil penilaian berbagai pertimbangan mereka dinyatakan tidak lulus atau tidak direktur kembali lagi,”ungkap PPK BSPS Prov Papua Barat, Iryanto Sirait saat ditemui media ini di hotel Belagri, Rabu (2/5) kemarin.

Menurut Iryanto Sirait bahwa ada penilaian yang menjadi tolak ukur tentang kinerja mereka tidak dipakai lagi, sehingga hal ini menjadi suatu keputusan bersama.

” Salah satu Contoh kinerja mereka adalah pada 2017 lalu, kami menunggu laporan yang dimasukan oleh Abraham Asmuruf.ST dan rekan-rekan tetapi ada keterlambatan di 3 kelurahan, sehingga hal ini menjadi suatu hambatan dalam kinerja BSPS PUPR Provinsi Papua Barat, dan juga atas perkembangan sikap dalam menjalankan tugas serta kinerja lainnya,”terangnya.

Iryanto Sirait, menambahkan, kedepan, pihaknya mengharapkan dukungan dari awak media dan seluruh lapisan masyarakat, agar dapat berpartisipasi mendukung program BSPS PUPR Provinsi Papua Barat yang akan dikerjakan atau disalurkan di Kota Sorong.

” Didalam rapat kami semua Tim BSPS telah Komitmen bersama dalam menjalankan tugas masing-masing, sehingga saya secara pribadi nyatakan dana sebesar 90 Miliar ini dapat disalurkan kepada semua masyarakat yang sebelumnya telah didata oleh petugas fasilitator,”imbuhnya. (del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *