Bupati R4: 2022 Pantai WTC akan di Bangun Aquarium Wisata sebagai Ikon Pariwisata Raja Ampat

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waisai,Honaipapua.com, -Dengan berkembangnya 9 destinasi wisata yang sementara ini menjadi tujuan wisatawan di Raja Ampat. Kedepan akan dibangun aquarium wisata di Pantai Waisai Torang Cinta ( WTC) sebagai ikon Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, hal itu dikatakan oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE usai kegiatan Raja Ampat E- Festival 2021 di gedung Pari (28/06/2021).

Pembukaan Raja Ampat E- Festival 2021

” Pembangunan aquarium di pantai WTC sebagai ikon wisata Kabupaten Raja Ampat merupakan instruksi Presiden (Inpres) dalam 10 Bali baru yang salah satunya Raja Ampat, ” ujar Bupati.

Bupati Raja Ampat, Bupati Manokwari dan Bupati Kaimana, saat mengikuti pembukaan Raja Ampat E- Festifal 2021

Sebenarnya lanjut Bupati, instruksi Presiden sudah keluar dari tahun 2020 namun karena adanya pendemi covid-19, maka program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden akan terlaksana tahun 2022-2024.

Bupati Raja Ampat saat di Wawancarai awak Media

Dengan adanya Inpres tersebut secara otomatis 9 destinasi yang dimiliki Kabupaten Raja Ampat akan bertambah. Dan pastinya akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata serta masyarakat.

Bukan hanya itu, aquarium besar di pantai WTC namun ditahun 2020 sesuai instruksi presiden, Raja Ampat akan dibangun pasar modern berbasis wisata serta pembangunan bandara internasional.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan Raja Ampat E- Festifal 2021.

Menurut Bupati, Thema dan sasaran kegiatan ini, tentunya kesiapan dari para pelaku usaha pariwisata di Raja Ampat harus siap menerima motode atau tekonologi baru dalam pengelolaan pariwisata.

” Kami juga berharap agar bank BI bisa menggerakan pelaku usaha itu sendiri, Karena yang namanya uang digital, berarti proses transaksinya semua menggunakan teknologi modern seperti yang tadi kita lihat bersama, “harapnya.

” Bank BI harus bisa memberikan edukasi kepada pelaku-pelaku wisata pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, agar mereka tidak kaget dengan hal ini, ” tandasnya. (caken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *