Babinsa Koramil 1803-05/Bomberay Bantu Semprot Hama

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

FAKFAK,Honaipapua.com, -Babinsa Koramil 1803-05/Bomberay Kodim 1803/Fakfak Serda M.Kasim melaksanakan komsos dan membantu petani menyemprot hama pada tanaman jagung di kebun milik bapak Asmad di Kampung Onim Jaya, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Senin (12/7/2021).

Keberadaan hama ataupun gulma sangat mengganggu tanaman jagung pada masa pertumbuhan hingga masa pematangan harus dibasmi melalui penyiangan ataupun penyemprotan dengan herbisida tertentu, karena bila dibiarkan akan mengakibatkan tanaman jagung kekurangan unsur hara, air dan cahaya yang berdampak pada menurunnya produksi hasil panen.

Serda M.Kasim kepada awak media dalam rillisnya, menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka menyukseskan progam swasembada pangan pada tanaman jagung, sehingga Babinsa ikut turun langsung ke lapangan melaksanakan komsos dengan memberikan pendampingan kepada petani dan membantu petani dalam penyemprotan tanaman jagung untuk memberantas hama ataupun gulma.

“Dengan penyemprotan ini, mudah-mudahan hama tanaman jagung bisa hilang dan tanamannya subur serta bisa panen banyak, bisa panen sesuai yang diharapkan para petani pada umumnya”, harapnya.

Dengan selalu berinteraksi dengan petani, Babinsa tidak saja melaksanakan tugas mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, tetapi juga bisa melakukan komunikasi sosial (komsos) dalam upaya memantapkan Bintahwil (Pembinaan Pertahanan Wilayah), ujarnya.

Selain itu, Babinsa juga sekaligus memberikan himbauan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti selalu memakai masker dalam beraktifitas. Pendampingan terhadap petani merupakan upaya TNI membantu petani dalam mewujudkan swasembada pangan.

Sementara Asmad, mengucapkan, terima kasih Babinsa yang selalu meluangkan waktunya melakukan pendampingan kepada para petani, dengan terus memotivasi dan memberikan semangat sehingga membuat kami lebih giat dalam bercocok tanam. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *