50 Persen Bantuan Tangan Kasih Kaimana Sudah Tersalurkan

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Sejak sebulan yang lalu, PTSP Kabupaten Kaimana telah memulai mendistribusikan bantuan tangan kasih oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat, melalui Bank Mandiri, BNI dan BRI, bagi penerima yang ada di Kabupaten Kaimana. Penyaluran bantuan tangan kasih ini juga sudah mencapai 50 persen, dari total penerima kurang lebih 3.784 pekerja sampai 2 Oktober kemarin.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Kaimana, Siti Rahma Iribaram

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Kaimana, Siti Rahma Iribaram ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (5/10).

“Sampai dengan saat ini, sudah sekitar 50 persen sudah tersalurkan dari total penerima yang ada di Kabupaten Kaimana. Sementara untuk pendistribusian undangan terus kami lakukan sampai saat ini, meningat masih banyak juga yang belum disalurkan,” ungkapnya.

Wanita yang kerap di sapa dengan Yama ini mengatakan bahwa, pertengah Oktober ini merupakan target atau deadline penyaluran bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat.

“ Untuk tangan kasih ini kami targetkan sekitar tanggal 15 Oktober ini harus sudah selesai. Untuk itu, staf kami di bagian front office juga bekerja ekstra untuk melayani masyarakat, ketika mereka datang mau mengambil undangannya,” ujarnya.

Penyampaian undangan kepada penerima, lanjut Yama, pihak PTSP langsung menghubungi telepon penerima. Namun, bagi yang tidak ada hp, PTSP akan mengumumkannya melalui RRI.

“Rata-rata penerima ini nomor teleponnya ada di kami. Sehingga ketika mereka sudah ada udangan, kami juga sampaikan lewat nomor hp mereka. Tapi ada juga penerima yang memang tidak ada nomor teleponnya, sehingga kami lagi upayakan, untuk mengumumkan melalui RRI secara mobile,” tuturnya.

Lanjut Yama, untuk tahap ke II, PTSP Kabupaten Kaimana belum mendapatkan petunjuk. “Kemarin saat penyerahan secara simbolis, pak Gubernur sudah sampaikan bahwa kemungkinan besar ada tahap II-nya. Tapi sampai sekarang ini belum ada petunjuk. Mungkin ada petunjuk setelah ada laporan penyaluran dari kami. Mudah-mudahan ada tahap II-nya sehingga bisa meringankan beban kebutuhan masyarakat kita, terutama pekerja formal dan informal yang ada di Kabupaten Kaimana,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *