Warga Kampung Pronggo Desak Pemerintah Panggil PT Megantara Universal

Adat
Bagikan berita ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Timika,Honaipapua.com,-Masyarakat penduduk asli suku kamoro Distrik Mimika Barat Tengah, mendesak Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, untuk segera memanggil pengelolah Perusahan PT Megantara Universal yang telah melakukan pengrusakan lingkungan di kampung mereka.

Menurut salah satu tokoh masyarakat kampung Pronggo, Frans W bahwa PT.Megantara Universal yang merupakan salah satu perusahan yang melakukan pengerukan pasir besi di Kampung Pronggo Distrik Mimika Barat Tengah Timika Papua sejak tahun 2014 dan telah berhenti beroperasi sejak pertengahan tahun 2017.

” Saya selaku masyarakat kampung Pronggo membenarkan adanya kerusakan lingkungan atas ulah Perusahan PT Megantara Universal itu dan juga tidak ada ganti rugi yang dilakukan perusahan tersebut, kepada warga kampung, hal ini di sampaikan Frans di kediamannya jumat (8/6).

“Kami masyarakat Pronggo tuntut pemeintah segerah memanggil kembali perusahan Megantara unversal secepatnya,” ungkap Frans.

Sementara sejak perusahan tersebut tutup di pertengahan tahun 2018, hingga saat itu Pemerintah setempat, Propinsi dan Pemerintah pusat tidak menindak tegas perusahan tersebut atas pengerukan hasil bumi beruapa pasir besi di kampung pronggo.

” Persoalan pengerukan pasir besi di kampung pronggo sudah lama terjadi dan kami masyarakat heran, karena  pemerintah hanya diam saja, apa penyebabnya hingga perusahan itu tidak ditindak tegas, “ungkapnya.

Dirinya menambahkan, sementara itu sejak perusahan tersebut, angkat kaki dari kampung pronggo tahun 2017 lalu, kini kampung tersebut hanya seperti kampung sampah.

” Sampai sekrang kampung pronggo itu sudah seperti kampung sampah, karena banyak alat-alat berat yang yang rusak di tinggalkan di kampung itu dan sisa tumpukan-tumpukan pasir besi, “ungkap Frans.

Frans berharap agar kedepan Pemerintah Daerah Kab. Mimika agar segera melakukan pertemuan dengan menghadirkan Dinas Pertambangan dan Industri, Dinas Lingkungan Hidup, bersama pemilik kampung Pronggo dan Pihak Perusahan PT.Megantara Universal,untuk menyelesaikan persoalan dikampung Pronggo Distrik Mimika Barat Tengah Kabupaten Mimika.

” Perusahan PT.Megantara Universal sejak tahun 2014 beroperasi kurang lebih 2 tahun setengah itu, telah mengambil keuntungan pasir besi namun di duga selain pasir besi Perusahan Megantara Universal juga mengambil hasil emas dari kampung tersebut. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *